Channeltujuh.com, PONTIANAK – Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan tahun 2026 wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) melaksanakan pengecekan harga bahan pangan di Pasar Flamboyan Pontianak, Kamis 19 Februari 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan memasuki bulan Ramadan 2026.
Kegiatan dipimpin oleh Penjabat Sementara (Ps) Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) I Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalbar Komisaris Polisi (Kompol) Yoan Febriawan, didampingi personel Ditreskrimsus Polda Kalbar serta instansi terkait, di antaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalbar, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Urusan Logistik (BULOG), Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Dari hasil monitoring dan pengecekan lapangan, diketahui bahwa memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah 2026 Masehi harga bahan pokok seperti telur, beras, minyak goreng, gula, kedelai, bawang merah, bawang putih, kacang tanah, cabe, daging ayam, hingga daging sapi masih dalam kondisi stabil dan normal.
Di Toko Yogi dan Toko Usaha Putra yang berlokasi di Jalan Gajahmada, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak harga beras premium berbagai merek tercatat Rp15.400 per kilogram. Minyak goreng kemasan 1 liter dijual Rp20.000, gula konsumsi Rp18.000 per kilogram, serta telur ayam Rp2.000 per butir.
Sementara itu, di Toko Darwin, harga bawang merah Rp35.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, serta cabe keriting, cabe rawit, dan cabe besar masing-masing Rp80.000 per kilogram. Jagung halus dijual Rp5.000 per buah.
Untuk komoditas daging, di Lapak Hayati harga daging sapi Rp180.000 per kilogram, sedangkan di Lapak Sukarno harga daging ayam ras Rp35.000 per kilogram. Adapun harga telur di Lapak Juna tercatat Rp31.000 per kilogram.
Ps Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kalbar Kompol Yoan Febriawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah adanya lonjakan harga maupun praktik kecurangan menjelang Ramadan.
“Kami bersama instansi terkait terus melakukan pengawasan guna memastikan harga tetap stabil, distribusi lancar, serta tidak ada pelanggaran terkait harga, keamanan, dan mutu pangan. Sejauh ini hasil pengecekan menunjukkan harga bahan pokok masih dalam batas normal,” ujar Yoan.
Yoan juga mengimbau para pedagang agar tetap mematuhi ketentuan yang berlaku dan tidak menaikkan harga secara tidak wajar.
“Satgas Saber Pangan Kalbar akan terus melakukan monitoring rutin demi menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat selama Ramadan 2026,” pungkas Yoan.*/












