Channeltujuh.com, JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) sekaligus pendiri Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI), Burhanudin Abdulah yang akrab disapa Burhan menyampaikan rasa bangga selama 19 tahun perjalanan panjang LAKI yang kini telah terbentuk hadir hampir di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam refleksi perjalanan 19 tahun LAKI menuju tahun 2026, lanjut Burhan menegaskan LAKI tetap komitmen, tetap konsisten, mandiri, dan independen dalam melawan praktik korupsi di Indonesia melalui agenda besar bertajuk Indonesia Zero Corruption.
“Saya tegaskan selama 19 tahun LAKI berdiri tidak pernah menerima bantuan Anggaran Pendapatan Belanja Negai (APBN) maupun hibah dari pemerintah. Kami menjalankan visi dan misi melalui semangat gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan. Dalam menjalankan roda organisasi ini, kami secara mandiri melalui kegiatan usaha dan jasa hukum, tanpa mengurangi sikap konsisten LAKI dalam memerangi korupsi,” tegas Burhan pada channeltujuh.com, di Jakarta, Rabu (31/12/25).
Sementara dalam aspek pemberantasan korupsi, Burhan mengatakan, LAKI mencatat keberhasilan mendorong penetapan tersangka kasus korupsi melalui laporan dan pengaduan resmi kepada aparat penegak hukum, baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.
“Prestasi tersebut tidak pernah kami dipublikasikan secara luas karena LAKI tidak mengejar popularitas maupun pencitraan. LAKI bergerak karena ibadah dan konstitusi, tujuan kami adalah kemerdekaan rakyat dalam kehidupan ekonomi yang sejahtera dan berkeadilan,” kata Burhan.
Dikatakan Burhan dalam penguatan internal, LAKI terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk mencetak kader yang tangguh dan profesional, berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan konstitusional. Hal ini dilakukan demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“LAKI siap menjadi garda terdepan bersama aparat penegak hukum dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, sebagaimana dicita-citakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Jangan biarkan Presiden Prabowo berjuang sendirian melawan korupsi. Masyarakat, pemerintah dan aparat penegak hukum wajib bersatu melalui kerja nyata, bukan sekadar slogan,” ucap Burhan.
Menurut Burhan awal tahun 2026 ini, LAKI telah menyiapkan laporan dugaan korupsi berskala besar yang berpotensi merugikan keuangan negara hingga miliaran bahkan triliunan rupiah, serta melibatkan sejumlah pihak berpengaruh di Indonesia.
“Korupsi membuat rakyat miskin, sengsara, dan penuh ketidakadilan. Tidak ada pilihan lain selain bangkit dan berperang melawan korupsi. Jangan pernah biarkan koruptor menari-nari di atas penderitaan rakyat, korupsi harus kita lawan, para koruptor harus kita antarkan ke hotel prodeo,” tukas Burhan mengakhiri.*/












