Channeltujuh.com, PONTIANAK – Pasangan calon Gubernur (Cagub) Ria Norsan dan calon Wakil Gubernur (Cawagub) Krisantus Kurniawan resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat (Kalbar) pada hari Kamis 29 Agustus 2024, guna mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan dihelat 27 November mendatang.
Ria Norsan merupakan Wakil Gubenur Kalimantan Barat periode 2018 hingga 2023, sementara Krisantus Kurniawan merupakan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tercatat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat periode 2019 hingga 2024.
Sebagai pendamping Ria Norsan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar 2024, perjalanan karir Krisantus Kurniawan tak diragukan lagi. Ia tak hanya punya sederet pengalaman di kancah politik, tapi sebelumnya juga malang-melintang di sektor dunia usaha. Politisi yang dikenal sebagai figur loyalis PDI Perjuangan ini bernama lengkap Krisantus Kurniawan. Ia lahir di Nanga Layung, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, 3 Juni 1969 kini berusia 55 tahun.
Sejak kecil, Krisantus sudah menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Ia menempuh pendidikan dasar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nanga Sepauk. Kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Panca Setya Sintang. Ia terus berprestasi dan menunjukkan minat yang besar dalam ilmu politik.
“Ya setelah menyelesaikan SMA, saya memilih kuliah di Universitas Terbuka (UT) Pontianak dan saya meraih gelar sarjana ilmu politik. Selanjutnya saya memilih ke jenjang magister di Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak dan akhirnya berhasil memperoleh gelar magister sains,” cerita Krisantus, pada wartawan di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (1/9/24).
Pendidikan tidak hanya memperkaya wawasan intelektual saya, lanjut Krisantus mengatakan tetapi juga membekali saya dengan kemampuan analitis yang tajam. Itu menjadi modal penting dalam menentukan karir politik saya, yang selangkah demi selangkah dijalani hingga menuju ke Senayan (DPR RI).
“Saya pernah meniti karir selaku karyawan Rokan Group Holding Company pada tahun 1991 hingga 1994. Kemudian, setelah memiliki kapasitas yang cukup, saya memilih membuka usaha sendiri menjadi kontraktor PT Sime Indo Argo pada tahun 1995 hingga 1997, kontraktor PT Mitra Austral Sejahtera pada tahun 1997 hingga 1998, serta kontraktor Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII pada tahun 1998 hingga 1999. Pada tahun 1999, saya mulai mewujudkan impian dan cita-cita sejak kecil yakni menjadi seorang politisi. Karir politik diawali ketika berhasil duduk sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat periode 1999 hingga 2004,” ujar Krisantus.
Tak cukup sampai di situ, lanjut Krisantus bercerita, bersama PDI Perjuangan dirinya semakin melaju saat terpilih kembali sebagai legislator, dan bahkan dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua DPRD Sanggau 2004 hingga 2009. Dua periode di legislatif Sanggau, ia melangkah lebih tinggi dan memilih berkarir sebagai calon Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Sukses pun kembali diraih, selama dua periode ia duduk sebagai Anggota DPRD Kalimantan Barat, yakni 2009 hingga 2014 dan 2014 hingga 2019.
“Karena semakin kuat dukungan yang mengalir, akhirnya saya melangkah lagi ke DPR RI. Berkat perjuangan tak kenal lelah bersama PDI Perjuangan saya melenggang ke Senayan sebagai Anggota DPR RI Dapil Kalbar 2019 hingga 2024. Dan kini, saya memantapkan diri untuk melaksanakan amanah PDI Perjuangan selaku bakal calon Wakil Gubernur Kalbar mendampingi calon Gubernur Ria Norsan,” kata Krisantus.
Dikatakan Krisantus tak hanya fokus pada dunia politik. Ia juga memiliki kepedulian terhadap olahraga, perkembangan lembaga adat dan lain sebagainya. Kepedulian itu diwujudkan dengan menjadi Koordinator Bidang Hubungan Luar Negeri dan Internasional Majelis Adat Dayak Nasional (MADN). Kemudian, ia menjabat selaku Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Sanggau. Ia juga memegang amanah selaku Penasehat Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Parindu Sanggau. Selanjutnya, di bidang olahraga, ia tercatat sebagai Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sanggau, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sanggau dan Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sanggau.
“Untuk di partai, saya pernah mengemban amanah sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan, selanjutnya naik menjadi Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sanggau. Selanjutnya saya dipercaya menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Sanggau,” tutup Krisantus.*/
Laporan : Sumber Tim Media Norsan Krisantus (NKRI)
Editor : Devi Lahendra












