Hukum dan TNI/Polri

Wujudkan Pemilu Damai 2024, Ini Yang Dilakukan Satgas Humas OMB Kapuas

Channeltujuh.com, PONTIANAK – Satuan Tugas Hubungan Masyarakat (Satgas Humas) Operasi Mantap Brata (OMB) Kapuas 2024 Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) gencar melakukan sosialisasi anti hoax menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Sosialisasi ini dilakukan untuk mewujudkan pemilu yang damai dan sejuk, di wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

Sosialisasi anti hoax dilakukan dengan berbagai cara, seperti melalui media sosial, media massa multi plaform dan dialog interaktif. Dalam sosialisasi tersebut, Satgas Humas OMB Kapuas menyampaikan informasi-informasi terkait bahaya berita bohong (hoax) dan cara menangkalnya.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Raden Petit Wijaya, selaku Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas OMB Kapuas Polda Kalbar mengatakan bahwa hoax merupakan salah satu ancaman yang dapat mengganggu jalannya Pemilu 2024, oleh karena itu sangatlah perlu dilakukan sosialisasi anti hoax untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

“Hoax merupakan salah satu ancaman yang dapat mengganggu jalannya Pemilu 2024. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi anti hoax untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat,” kata Raden Petit, di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Minggu, (14/1/24).

Dalam sosialisasi anti hoax tersebut, Satgas Humas OMB Kapuas Polda Kalbar menyampaikan beberapa tips untuk menangkal hoax.

“Yang pertama cek kebenaran informasi, tanyakan kepada yang berwenang sebelum dibagikan, yang kedua pastikan informasi tersebut berasal dari sumber yang terpercaya, yang ketiga jangan mudah percaya dengan informasi yang provokatif dan memecah belah dan yang keempat jika menemukan informasi yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak yang berwajib,” ujar Raden Petit.

Raden Petit berharap agar masyarakat dapat memahami bahaya hoax dan cara menangkalnya. Hal ini penting untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang damai dan sejuk.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kalbar untuk selalu teliti dalam setiap informasi yang masuk dan jangan sampai kita termakan berita hoax yang beredar baik di dunia maya maupun yg sudah menyebar di tengah masyarakat dan dalam bermedia sosial selalu kita gunakan prinsip saring sebelum di sebar, dimana artinya saring informasi terlebih dahulu, konfirmasi atau tanyakan kepada pihak yang berwenang sebelum membagikanya kepada orang lain,” tutupnya.*/

Laporan : Sumber Humas Polda Kalbar
Editor : Devi Lahendra

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button