Hukum dan TNI/Polri

Perkuat Penanganan Karhutla, Kapolda Kalbar Pimpin Apel Penerimaan 300 Personel BKO

22
×

Perkuat Penanganan Karhutla, Kapolda Kalbar Pimpin Apel Penerimaan 300 Personel BKO

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, PONTIANAK – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat (Kalbar), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Alberd Teddy Benhard Sianipar, memimpin apel penerimaan personel Korps Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Satuan Tugas Aman Nusa II di Markas Komando (Mako) Satuan Brigade Mobil Daerah (Satbrimobda) Polda Kalbar, Kabupaten Kubu Raya, Selasa 25 Agustus 2026.

Saat ini Polda Kalbar menerima 300 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dalam rangka Satgas Aman Nusa II, yang terdiri dari 190 personel Pasukan Pelopor II Korps Brimob Polri dan 110 personel Satbrimobda Polda Bali.

Dalam arahannya saat memimpin apel, Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar menegaskan bahwa kehadiran ratusan personel tambahan ini merupakan wujud nyata penguatan kesiapsiagaan operasional Polri dalam menanggulangi darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bumi Khatulistiwa.

“Penugasan ini bukan sekadar penambahan kekuatan personel, tetapi merupakan bagian dari strategi deteksi dini, pencegahan, respons cepat, dan pengendalian karhutla secara terpadu,” tegasnya di hadapan seluruh peserta apel.

Seluruh personel akan ditempatkan di delapan wilayah prioritas, yaitu Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Melawi.

Di akhir amanatnya, ia menekankan bahwa pengerahan pasukan ini memiliki makna strategis yang lebih luas bagi efektivitas penanggulangan bencana di lapangan.

“Dengan tambahan kekuatan dari Korps Brimob Polri dan Polda Bali ini, jajaran Polda Kalbar diharapkan semakin optimal dalam melakukan patroli, pencegahan, serta pemadaman titik api di berbagai wilayah rawan guna melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan dari dampak buruk karhutla,” tutupnya.*/

Loading