News

Laka Tunggal di Penyeladi, DAMRI Makan Korban Lagi

×

Laka Tunggal di Penyeladi, DAMRI Makan Korban Lagi

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, PENYELADI – Beredar video dan foto-foto korban kecelakaan (laka) tunggal bus Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) tujuan Sintang-Pontianak yang menelan satu orang korban jiwa dan korban luka-luka.

Bus tersebut mengakut sebanyak 31 orang penumpang rute dari Kabupaten Sintang menuju Kota Pontianak, mengalami kecelakaan di turunan Penyeladi yang merupakan jalur sempit dengan tingginya jumlah kendaraan yang cukup ramai. Jalur ini merupakan satu-satunya jalur penghubung antara kabupaten di Kalimantan Barat.

Dari video yang beredar di media sosial (medsos) maupun WhatsApp Grop (WAG) terlihat jelas korban meninggal dan korban luka-luka tergeletak di pinggir jalan tak jauh dari bus DAMRI yang mengalami kecelakaan tunggal di Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Minggu 5 April 2026.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dilapangan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 13.50 Wib dan mengakibatkan kemacetan di jalur utama antar kabupaten.

Salah seorang warga di lokasi kejadian mengatakan bahwa kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. “Saya juga tidak tahu pasti bagaimana kejadiannya, tapi saya lihat pihak kepolisian, di bantu warga sudah melakukan evakuasi terhadap korban,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui DAMRI merupakan angkutan umum milik pemerintah bergerak di transfortasi darat yang seharusnya memiliki anggaran khusus untuk pengawasan serta perawatan berkala disetiap bus yang akan dioperasikan.

Miris dalam kurun waktu tahun 2026 ini, kecelakaan bus DAMRI sudah terjadi sebanyak dua kali, sebelumnya juga terjadi kecelakaan beruntun bus DAMRI di Jalan Raya Tayan Hilir, Dusun Tenggayong, Desa Cempedak, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu 21 Januari 2026 sekitar pukul 00.15 WIB, tentunya sebelum dioperasionalkan atau diberangkatkan bus telah melalui cek kesiapan, serta pera supir juga telah melalui tes kesiapan berkendara, apalagi saat ini merupakan arus balik usai libur lebaran Idulfitri 1447 Hijriah 2026 Masehi.

Hal ini harus menjadi evaluasi bagi pemerintah terhadap manajemen DAMRI Cabang Pontianak yang melayani rute antar kabupaten kota di wilayah Kalimantan Barat dan melayani rute hingga ke Malaysia serta Brunai Darussalam.

Hingga berita ini diterbitkan pihak terkait masih melakukan penyelidikan akibat kecelakaan tersebut. Dan hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum menerima rilis resmi dari pihak DAMRI.*/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *