Channeltujuh.com, PONTIANAK – Viral beredar video di media sosial dan WhatsApp Grop (WAG) media Pontianak, puluhan masyarakat Kota Pontianak yang dipimpin langsung tokoh masyarakat Kota Pontianak Syarif Mahmud Alkadrie menggelar aksi protes di Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa 10 Februari 2026.
Dalam video tersebut terlihat jelas Syarif Mahmud meluapkan rasa kecewanya terhadap kinerja pihak Kepolisian yang dinilai lambat dalam memproses laporan dugaan tindak pidana konflik Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) yang terjadi pada bulan Oktober 2025 di Jalan Gajah Mada Nomor 86 Hotel Avara Kota Pontianak.
Tak ayal atas dasar laporan polisi (LP) Nomor: STPL/B/594/X/2025/SPKT/POLRESTA PONTIANAK/POLDA KALIMANTAN BARAT tertanggal 14 Oktober 2025, Syarif Mahmud dan puluhan masyarakat mempertanyakan kasus tersebut yang dinilai jalan di tempat.
Dalam rekaman video yang berdurasi kurang lebih dua menit tersebut, terlihat Syarif Mahmud Alkadrie menyampaikan langsung rasa kekecewaan terhadap lembatnya proses atas laporan tindakan komplik SARA.
“Kami datang ke sini, ke dalam Polresta ini, karena kami ingin menunjukkan bahwa kami serius menuntut keadilan. Kami tidak ingin kasus ini diintervensi dan dibiarkan berlarut-larut,” ucap Syarif Mahmud Alkadrie saat menyampaikan aspirasinya di ruang kerja Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pontianak.
Berita yang kami tayangkan ini berupa kutipan dari video viral yang tersebar di WA grop media Kota Pontianak dan media Kalimantan Barat.*/












