Channeltujuh.com, KANDASAN – Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya jagung kuartal kedua di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar). Acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi jagung.
Panen raya jagung yang berlangsung di Lapangan Udara (Lanud) Harry Hadisoemantri, Dusun Kandasan, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat.
Ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Presiden Prabowo Subianto hadir langsung untuk memberikan arahan serta melihat hasil kerja pertanian terpadu yang melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Total luas lahan yang dipanen dalam kegiatan ini mencapai 851,12 hektare (Ha), tersebar di beberapa kabupaten di Kalimantan Barat, dengan rincian Kabupaten Bengkayang 218,35 Ha, Kabupaten Landak 192,8 Ha, Kabupaten Sanggau 107,1 Ha, Kabupaten Sambas 7,62 Ha, Kota Singkawang 36 Ha, Kabupaten Mempawah 78,5 Ha, Kabupaten Kubu Raya 5,7 Ha, Kabupaten Kayong Utara 0,25 Ha, Kabupaten Kapuas Hulu 74,83 Ha, Kabupaten Sekadau 15,6 Ha, Kabupaten Sintang 2,5 Ha, Kabupaten Melawi 7,6 Ha dan Kabupaten Ketapang 104,27 Ha.
Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Indonesia tidak hanya swasembada pangan tetapi juga sebagai lumbung pangan dunia.
“Indonesia tidak boleh hanya swasembada pangan secara nasional. Setiap provinsi harus swasembada. Ini kunci kemerdekaan kita. Kalau tahun lalu kita masih impor jagung, tahun 2026 kita tidak perlu impor lagi. Produksi per hektare yang sebelumnya hanya 4 ton, kini bisa mencapai 6 hingga 7 ton. Kuartal pertama ini, produksi naik 48 persen,” ujar Prabowo, di Kandasan, Kamis (5/6/25).
Prabowo juga mengapresiasi kepada jajaran Polri atas dukungan terhadap program ketahanan pangan.
“Saya berterima kasih, Kapolri mantap, apa yang dilakukan Polri selama ini sangat baik, Polisi Indonesia harus menjadi polisi rakyat,” ucap Prabowo.
Ditempat yang sama Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kami tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Listyo.
Sementara Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Pipit Rismanto, menambahkan bahwa Kalimantan Barat terpilih sebagai salah satu provinsi yang melaksanakan panen raya yang berpusat di Kabupaten Bengkayang.
“Jadi Kalimantan Barat ini terpilih untuk melaksanakan panen raya, namun demikian memang kita tidak bisa bergerak sendiri, peran Polri ini hanya sebagai fasilitator,” kata Pipit.
Lanjut Pipit mengatakan panen raya jagung di Bengkayang ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan sektor pertanian Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kehadiran Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” pungkas Pipit.*/
Laporan : Sumber Humas Polda Kalbar
Editor : Devi Lahendra












