Channeltujuh.com, MEMPAWAH – Sekretaris Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Temajok, Suyanto yang akrab disapa Yanto, yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mempawah periode 2004 hingga 2009 mengharapkan agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah segera menyelesaikan permasalahan terkait Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak.
“Sudah saatnya pelabuhan tersebut resmi diubah namanya menjadi Pelabuhan Kijing Mempawah. Dan sudah saatnya pula pengelolaannya dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Mempawah,” harap Yanto, pada channeltujuh.com, di Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (11/9/24).
Menurut Yanto perubahan ini sangat penting untuk memastikan bahwa pelabuhan tersebut dapat membawa dampak positif, terutama dalam hal pendapatan bagi Kabupaten Mempawah.
“Pelabuhan ini memiliki potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi lokal, namun kita harus menekankan bahwa Mempawah sebagai wilayah utama harus mendapatkan manfaat yang maksimal dari pelabuhan tersebut,” tegas Yanto.
Lebih jauh Yanto menegaskan kisruh TKBM di Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak, bersumber dari tidak bercusnya pemerintah dalam menentuan pengelolaan pelabuhan tersebut.
“Jika pemerintah bijak dalam hal ini pelabuhan Kijing menjadi pelabuhan Mempawah maka jelas pengelolanya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Mempawah serta TKBM dapat di kelola oleh warga setempat. Dalam hal ini saya menduga ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mengambil keuntungan dari polemik yang terjadi di Pelabuhan Kijing,” tukas Yanto mengakhiri.*/
Laporan : Devi Lahendra












