Pemerintahan dan Politik

Cornelis Gerakkan Petani di Landak Uji Tanam Padi Varietas MSP-65

Channeltujuh.com, NGABANG – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P), Cornelis, melakukan ujicoba tanam perdana benih padi Varietas MSP-65 di wilayah Kalimantan Barat khususnya di daerah Kabupaten Landak.

Cornelis menjelaskan, bahwa varietas padi MSP-65 merupakan benih yang dikembangkan Laboratorium Ekonomi Gotong-Royong dan Sekolah Lapang Pertanian PDI Perjuangan di Cariu, Kabupaten Bogor.

“Padi MSP-65 ini hasil pemuliaan dan pemberian dari Ir. Mindo Sianipar dan benih ini merupakan varietas unggulan, karena hasil panen bisa setara dengan hibrida ditambah hasil panen diharap dapat dibuat benih lagi, dan untuk kembali menguji hasil benih varietas ini terhadap karakteristik tanah didaerah Kabupaten Landak ini,” terang Cornelis kepada awak media di kediamannya di Ngabang, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat, Senin (3/7/23).

Cornelis berharap bahwa sifat-sifat unggul dan istimewa yang dimiliki varietas benih MSP-65 diharapkan dapat memberikan alternatif pilihan bagi para petani untuk efiensi waktu budidaya tanaman padi dari masa tanam, sampai panen yang relatif singkat sebab, masa panen menjadi lebih cepat hanya selama 65 hari.

“Program penyebaran benih MSP-65 merupakan bentuk pemberdayaan yang sudah lama dilakukan oleh para kader PDI P, hal ini tentunya menjadi rangkaian kegiatan dalam menindaklanjuti instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri untuk ikut menjaga ketahanan pangan,” tukas Cornelis.

Cornelis menjelaskan, hal ini sebagai perwujudan nyata untuk membantu para petani di daerah Kabupaten Landak agar mendapatkan hasil panen padi yang optimal, program ini untuk mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan masyarakat.

“Saya secara pribadi akan terus menerus secara konsisten melakukan pendampingan dalam persoalan-persoalan rakyat dan akan terus mengawal dan melaksanakan instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan untuk terus bersama masyarakat mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan. Hal Ini sebagai solusi atas ketidakpastian cuaca, karena MSP-65 ini hanya cukup 65 hari, sejak tebar benih sudah dapat dipanen,” tutup Cornelis.*/

Laporan : Deckie

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button