Channeltujuh.com, PUTUSSIBAU – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan yang akrab disapa Sis melantik sebanyak 111 Kepala Desa (Kades) terpilih di Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2026, pada hari Kamis, (17/9/26).
Pelantikan tersebut dilaksanakan di aula Gedung Pelayanan Satu Atap Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Hulu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kapuas Hulu, Komandan Batalion 644 Walet Sakti, Komandan Batalion Teritorial Pembangunan 927 Putussibau, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, para Asisten, Staf Ahli dan Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan Bank Kalbar Cabang Putussibau dan Cabang Semitau, para Camat seluruh Kabupaten Kapuas Hulu, serta para Kepala Desa terpilih.
Pelaksanaan Pilkades serentak di 111 desa merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak demokrasi untuk memilih kepala desa sesuai dengan aspirasi masing-masing.
Bupati Kapuas Hulu menyampaikan bahwa seluruh tahapan Pilkades, mulai dari persiapan, pencalonan, pemungutan suara hingga penetapan calon kepala desa, dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai berkat keterlibatan pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), panitia pelaksana, tokoh masyarakat, stakeholder terkait serta masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para Penjabat Kepala Desa yang telah melaksanakan tugas dengan baik sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Kepada 111 Kepala Desa yang baru dilantik, Bupati mengucapkan selamat sekaligus mengingatkan bahwa pelantikan tersebut merupakan awal dari amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Bupati meminta para Kepala Desa segera melakukan penyatuan kembali masyarakat setelah pelaksanaan Pilkades, serta membangun kebersamaan untuk bersama-sama memajukan desa. Kepala Desa juga diminta memperkuat koordinasi dengan berbagai stakeholder di tingkat desa maupun tingkat atas guna mendukung sinergi, perencanaan pembangunan dan pelayanan yang efektif kepada masyarakat.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya pengelolaan Dana Desa secara bertanggung jawab, transparan dan akuntabel. Dalam pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, Kepala Desa juga diingatkan agar mengikuti persyaratan dan mekanisme yang berlaku serta memperhatikan proses penjaringan dan penyaringan untuk mendapatkan perangkat desa yang memiliki etos kerja baik dan profesional.
Menghadapi prediksi musim kemarau panjang hingga awal tahun 2027, Bupati turut mengingatkan para Kepala Desa untuk meningkatkan kewaspadaan bersama masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan, lahan dan permukiman. Kewaspadaan tersebut diperlukan untuk mencegah terjadinya kerugian material maupun korban jiwa selama musim kemarau.
Pelantikan 111 Kepala Desa terpilih ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kepemimpinan desa yang bertanggung jawab, transparan dan profesional.*/
![]()













