Berita

Proyek Jalan Lintas Batas SP Balai Karangan-Rasau Warga Sanggau Apresiasi Kinerja BPJN 

22
×

Proyek Jalan Lintas Batas SP Balai Karangan-Rasau Warga Sanggau Apresiasi Kinerja BPJN 

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, SANGGAU – Pembangunan Jalan Nasional Lintas Batas di wilayah Kalimantan Barat terus menunjukkan progres signifikan. Proyek strategis ruas SP Balai Karangan-Rasau 1 dan Rasau 2 di Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat dengan nilai Rp88 miliar kini menuai apresiasi luas dari masyarakat yang telah lama mendambakan akses transportasi layak.

Infrastruktur representatif ini dinilai menjadi angin segar bagi urat nadi perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Alhamdulillah jalan ini akhirnya dikerjakan. Dampaknya langsung terasa untuk kelancaran mobilitas barang dan jasa,” ujar seorang warga yang ditemui di lokasi, Kamis 13 Agustus 2026.

Masyarakat berharap pengerjaan proyek berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti hingga tuntas. Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas konstruksi fisik terus dikebut.

Proyek strategis ini dikerjakan oleh dua kontraktor berbeda dengan skema kontrak tahun jamak atau multi-years contract. Pembagian paket dilakukan untuk memastikan efisiensi dan ketepatan waktu.

Paket pertama dikerjakan PT ST dengan nilai kontrak Rp45,5 miliar. Paket kedua dikerjakan PT NSM dengan nilai investasi Rp42,8 miliar. Kedua penyedia jasa telah memulai seluruh tahapan konstruksi sejak Januari 2026.

Pendanaan mega proyek perbatasan ini bersumber sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 melalui Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.

Adapun kendali teknis dan pengawasan berada di bawah tanggung jawab Satuan Kerja Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Paralel Perbatasan Nanga Badau-Entikong-Aruk-Temajok, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Kalimantan Barat.

Dengan rampungnya jalan ini, diharapkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan Sanggau semakin meningkat.*/

Loading

Penulis: Devi Lahendra