Pemerintahan dan Politik

Tanpa APBD Khusus, Pemkab Landak Bagikan 3.677 Bendera dari Hasil CSR

11
×

Tanpa APBD Khusus, Pemkab Landak Bagikan 3.677 Bendera dari Hasil CSR

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, NGABANG – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, memimpin langsung kegiatan pembagian ribuan bendera merah putih kepada masyarakat di Tugu Soekarno, Ngabang, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

Gerakan ini dilakukan untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) sekaligus menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat persatuan dan gotong royong masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Karolin menekankan bahwa bendera merah putih bukan sekadar pernak-pernik perayaan, melainkan memiliki makna filosofis yang sangat dalam bagi bangsa.

“Kalau dilihat secara fisik, bendera ini hanya kain dua warna, sangat simpel. Tapi makna yang terkandung di dalamnya dan simbolnya itulah yang menjadi semangat penyatu bagi bangsa Indonesia,” ujar Karolin saat membuka kegiatan tersebut, di Ngabang, Jumat (7/8/26).

Karolin juga menyoroti situasi ekonomi global yang saat ini sedang tidak menentu dan berimbas pada kondisi di daerah. Ia menyadari bahwa anggaran pemerintah daerah sedang mengalami efisiensi yang berdampak pada keterbatasan belanja pemerintah.

Meski demikian, Karolin memberikan instruksi tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak agar kondisi tersebut tidak dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas kinerja.

“Bapak Ibu memang sedang dalam situasi efisiensi, pemotongan anggaran, ini dan itu, tetapi pelayanan kita kepada masyarakat tidak boleh berkurang,” tegas Karolin.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat yang berpegang teguh pada nilai-nilai kekeluargaan tradisional untuk saling bahu-membahu.

“Dalam situasi yang serba sulit dan penuh tantangan ini, kita berharap sebagai bangsa Indonesia kita tetap bersatu. Situasi yang sulit ini akan bisa kita lalui jika kita memiliki kekompakan, empati, kebersamaan, dan gotong royong,” kata Karolin.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Yosef mengungkapkan bahwa pengadaan ribuan bendera dalam kegiatan ini murni berasal dari kolaborasi bersama pihak ketiga, tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Tidak ada pembiayaan khusus yang dianggarkan dalam kegiatan ini. Semua berasal dari hasil partisipasi bantuan dari Forum Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan pihak swasta di Kabupaten Landak, sehingga seluruhnya terkumpul sebanyak 3.677 lembar bendera merah putih,” jelas Yosef dalam laporannya.

Kegiatan ini secara resmi dimulai dengan penyerahan bendera secara simbolis oleh Bupati Landak yang didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kepada para Camat dan Kepala Desa, untuk selanjutnya dikibarkan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Landak hingga 31 Agustus mendatang.*/

Loading