Channeltujuh.com, PONTIANAK – Pengusaha pemasok daging dan ayam beku, CV Putra Sejati, Hengki, menegaskan bahwa seluruh dokumen perizinan usahanya telah lengkap dan memenuhi persyaratan sebagai perusahaan pemasok ayam dan daging beku di Kalimantan Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan Hengki saat menggelar jumpa pers didampingi bagian legalitas kepengurusan dokumen, Lucky Kartika dan Kusnandar Darmawi, di gudang penyimpanan pasokan ayam beku CV Putra Sejati di Jalan Ya’ Sabran, Kelurahan Tanjung Hulu, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.
Menurut Hengki, penyampaian informasi kepada media merupakan bentuk klarifikasi terkait legalitas usaha yang dijalankan perusahaannya.
Dalam kesempatan itu, Hengki bersama Lucky Kartika dan Kusnandar Darmawi juga memperlihatkan sejumlah dokumen perizinan sebagai bukti bahwa operasional perusahaan telah memenuhi ketentuan yang berlaku.
Hengki menjelaskan bahwa pasokan ayam beku yang didistribusikan CV Putra Sejati berasal dari Jakarta. “Pasokan ayam beku kami berasal dari Jakarta, bukan dari Australia,” ujar Hengki, Jumat (17/7/26).
Dia juga memastikan seluruh produk yang dipasarkan disimpan dengan sistem pendingin yang memadai sehingga kualitas dan keamanan produk tetap terjaga.
“Seluruh pasokan ayam beku dijamin steril penyimpanannya karena menggunakan fasilitas cold storage yang lengkap. Apabila terjadi pemadaman listrik dari PLN, kami telah menyiapkan mesin cadangan atau genset agar suhu penyimpanan tetap terjaga,” jelas Hengki.
Terkait isu mengenai asal-usul daging atau ayam beku dari luar negeri, Hengki mengatakan pihaknya memperoleh pasokan dari distributor yang berada di Jakarta.
“Kalau mengenai asal barang dari luar Indonesia seperti Australia, silakan ditanyakan kepada pemasok kami di Jakarta. Yang jelas, kami mengambil barang dari Jakarta untuk dipasarkan ke Kalimantan Barat,” pungkasnya.*/
![]()













