Pemerintahan dan Politik

Soroti Tingginya Angka Stunting, Karolin Ingatkan Anak Jangan Jajan Sembarangan 

19
×

Soroti Tingginya Angka Stunting, Karolin Ingatkan Anak Jangan Jajan Sembarangan 

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, SOMPAK – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menyoroti tingginya angka stunting serta kebiasaan jajan sembarangan pada anak-anak yang berdampak buruk bagi kesehatan jangka panjang.

Peringatan tegas ini disampaikan Karolin saat menghadiri kegiatan sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sompak, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa 7 Juli 2026.

Karolin menjelaskan bahwa menjaga kesehatan anak tidak hanya selesai pada urusan kebersihan fisik seperti sirkumsisi (sunat), melainkan sangat bergantung pada asupan gizi sehari-hari. Ia mengaku sangat prihatin melihat kebiasaan orangtua yang kerap memberikan makanan instan dan jajanan cepat saji yang minim nilai gizi kepada anak-anaknya.

“Kenapa Ibu Bupati cerewet soal makan. Karena makan ini menentukan kualitas manusia. Mau jadi manusia apa dia, manusia berkualitas atau tidak, tergantung apa yang dimakan,” tegas Karolin di hadapan warga dan tokoh masyarakat Kecamatan Sompak.

Bupati Landak itu membeberkan, tingginya angka stunting di Sompak yang mencapai 12 persen salah satunya disebabkan oleh pemahaman gizi yang keliru sejak bayi. Ia mengkritik kebiasaan memberi bayi makanan padat sebelum waktunya, hingga kurangnya asupan protein saat anak mulai masuk fase Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI).

Lebih jauh, ia memperingatkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan manis dan asin sejak kecil dapat berakibat fatal. Ia mengungkapkan fakta memprihatinkan bahwa unit cuci darah di Rumah Sakit Landak kini mulai banyak menangani pasien usia muda yang terkena gagal ginjal.

“Masih muda-muda sudah harus cuci darah. Kenapa? Ya karena kebiasaan hidup, makan terlalu asin karena jajanan, makan terlalu manis karena jajanan,” paparnya.

Selain masalah gizi, kehadiran Karolin juga dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat agar menjaga fasilitas umum yang dibangun pemerintah, khususnya Puskesmas Sompak. Ia mengimbau warga agar tidak merusak fasilitas medis ketika tersulut emosi atau merasa kurang puas dengan pelayanan.

“Tolong ya Bapak Ibu dijaga fasilitas kita bersama. Kita perlu tempat ini, mau melahirkan, bawa anak demam. Kalau ada pelayanan yang kurang baik, sampaikan. Jangan dikit-dikit dirusak. Ini kan pakai uang pemerintah, uang masyarakat, yang pakai ramai-ramai,” pungkas Karolin.*/

Loading