Pemerintahan dan Politik

Pesan Bupati Landak untuk Guru di Landak, Jadi Teladan, Jangan Ketinggalan Zaman

13
×

Pesan Bupati Landak untuk Guru di Landak, Jadi Teladan, Jangan Ketinggalan Zaman

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, SOMPAK – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa meresmikan gedung hasil revitalisasi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 03 Sompak, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Karolin tidak hanya meresmikan bangunan fisik, tetapi juga memberikan pesan tegas dan motivasi kepada para tenaga pendidik agar terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Landak, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Pemilihan (Dapil) tiga, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sompak, serta para kepala desa dan kepala sekolah setempat Sompak.

Gedung yang diresmikan meliputi ruang administrasi, ruang kelas baru, laboratorium, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), hingga fasilitas toilet.

Di hadapan para guru dan tamu undangan, Karolin mengungkapkan bahwa fasilitas baru ini didapatkan melalui perjuangan keras pemerintah daerah dalam meyakinkan pemerintah pusat, terutama di tengah situasi efisiensi anggaran.

“Intinya, untuk mendapatkan program pembangunan yang hari ini kita resmikan, bukan dengan duduk-duduk saja, tapi pakai usaha dan upaya. Oleh karena itu, tolong dijaga, dipelihara, dimaksimalkan, dan digunakan untuk kepentingan anak-anak kita,” tegas Karolin, di Sompak, Selasa (7/7/26).

Karolin menyoroti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Landak yang saat ini berada di angka 69,92, masih tertinggal dari rata-rata provinsi Kalimantan Barat yang mencapai 72,09. Ia meminta agar para tenaga pengajar untuk bekerja lebih optimal dan tidak menjadikan fasilitas sebagai alasan menurunnya kualitas pendidikan. Karolin juga menyentil kedisiplinan para tenaga pengajar di lapangan.

“Jangan bilang kurang terus. Ya kurang kalau tidak pernah masuk. Atau mau pakai gantian? Tidak. Jadi, Ibu-ibu, Bapak-bapak guru sekalian, optimalkan yang ada,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Landak ini juga mengingatkan bahwa siswa yang dihadapi saat ini adalah Generasi Alpha yang sangat akrab dengan gawai dan teknologi. Oleh karena itu, ia menuntut para guru untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan melek teknologi, mulai dari penerapan kurikulum baru hingga sistem pengajaran berbasis daring.

“Dunia berkembang dengan cepat, anak-anak berkembang dengan cepat, jangan kita ketinggalan sebagai tenaga pengajar. Jangan mengeluh dengan berbagai teknologi dan perkembangan dunia, ikuti saja perkembangannya,” kata Karolin.

Karolin bahkan secara spesifik meminta para guru untuk mengurangi kebiasaan menggunakan aplikasi hiburan secara berlebihan saat jam kerja dan lebih banyak meluangkan waktu untuk membaca buku agar bisa menjadi sumber inspirasi bagi siswanya.*/

Loading