Channeltujuh.com, PONTIANAK – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Erlina Ria Norsan, bersama jajaran mendampingi kunjungan kerja Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming, bersama rombongan Seruni Kabinet Merah Putih di Kalimantan Barat, Selasa 12 Mei 2026.
Ketua Umum Dekranas beserta rombongan tiba di Kalimantan Barat menggunakan pesawat kepresidenan dan mendarat di Lapangan Udara (Lanud) Supadio. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Ketua Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana, Ketua Bhayangkari Provinsi Kalimantan Barat, Ketua Persatuan Istri Angkatan Udara (PIA) Ardhya Garini, serta Ketua Jalasenastri.
Dalam kunjungan tersebut, Selvi Gibran Rakabuming bersama rombongan mengunjungi sejumlah lokasi, di antaranya Kampung Wisata Caping, Galeri Dekranasda Kalbar, dan meninjau beberapa agenda yang dilaksanakan di aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan kapasitas, kreativitas, dan promosi potensi kriya daerah di Kalimantan Barat. Selain itu, kegiatan tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan keterampilan, memperluas wawasan usaha, serta memperkuat peran perempuan dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Dekranas bersama rombongan melaksanakan sejumlah agenda strategis yang menyentuh langsung sektor ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat, meliputi penguatan sektor pariwisata melalui demo kerajinan kriya dan fashion show wastra khas Kalimantan Barat, peninjauan pelatihan dan sosialisasi koperasi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), hingga pemberian bantuan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan.
Kegiatan ini juga mendorong penguatan kapasitas generasi muda melalui pelatihan pengisi suara (voice over) bagi anak muda serta pelatihan kurasi mentor Artificial Intelligence (AI) bagi pelaku UMKM sebagai bagian dari pengembangan industri kreatif digital.
Pada kesempatan tersebut Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kunjungan Ketua Umum Dekranas bersama Seruni Kabinet Merah Putih ke Kalimantan Barat.
“Alhamdulillah, Ibu Selvi Ananda bersama Seruni Kabinet Merah Putih telah berkunjung ke Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat. Terima kasih atas kunjungannya. Semoga beliau selalu sehat dan sukses,” ujar Erlina.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong kemajuan UMKM dan industri kreatif, khususnya pada sektor kriya, wastra, fashion, dan ekonomi digital berbasis budaya lokal.
“Kunjungan ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus motivasi besar bagi kami di Provinsi Kalimantan Barat. Harapan kami, kunjungan ini dapat mendorong Dekranasda dan UMKM Kalimantan Barat semakin maju, berkembang, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, terutama agar pengrajin dan kerajinan lokal semakin dikenal,” tuturnya.
Melalui penguatan kapasitas, promosi, inovasi, dan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan kerajinan kriya dan wastra khas Kalimantan Barat serta sektor ekonomi kreatif daerah dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Ketua Umum Dekranas bersama rombongan juga mengunjungi Kampung Wisata Caping sebagai salah satu destinasi wisata kreatif dan pusat pengembangan kerajinan lokal di Kalimantan Barat. Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya daerah.
Dalam rangkaian agenda tersebut, Ketua Dekranas juga berkesempatan meninjau pelatihan pewarna alam yang diikuti oleh sejumlah siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), tampak juga perajin manik, perajin keladi air dan perajin Tenun khas Sambas, dan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Presiden Republik Indonesia melalui Seruni Kabinet Merah Putih berupa 11 mesin jahit highspeed, 10 mesin obras, dan 10 setrika uap. Selain itu, bantuan dari Kementerian Koperasi RI melalui Dekranas turut disalurkan berupa lima mesin jahit, 30 kompor, 30 mixer, dan 20 paket sembilan bahan pokok (sembako).*/












