Channeltujuh.com, KUBU RAYA – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura (Tpr), Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Jamallulael, meresmikan fasilitas Ruang Kamar Rawat Inap Standar (KRIS) di Rumah Sakit (RS) Tingkat II Kartika Husada Kesehatan Daerah Militer (Kesdam) XII/Tpr, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Senin 29 Desember 2025.
Inisiatif ini menandai langkah Kodam XII/Tpr dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih manusiawi, modern, dan inklusif bagi prajurit maupun masyarakat umum. Pembangunan KRIS ini merupakan respon Kodam XII/Tpr terhadap regulasi kesehatan nasional terbaru yang mengamanatkan penyeragaman kualitas layanan.
Ruangan ini tidak sekadar menambah kapasitas, tetapi mengusung desain yang mengutamakan aspek psikologis pasien. Ruangan dirancang dengan sirkulasi udara alami dan pencahayaan maksimal untuk menciptakan suasana yang menenangkan.
Desain baru memastikan privasi setiap pasien tetap terjaga meski berada dalam ruang standar, sebuah faktor kunci dalam mempercepat proses pemulihan. Dengan adanya KRIS, tidak ada lagi sekat perbedaan kualitas pelayanan. Semua pasien mendapatkan fasilitas yang layak dan sesuai standar medis tertinggi.
Dalam sambutannya, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Jamallulael menegaskan bahwa modernisasi fasilitas kesehatan ini adalah bentuk dedikasi satuan terhadap kesejahteraan prajurit dan dukungan bagi masyarakat Kalimantan Barat.
Jamallulael memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Kesehatan Daerah Militer (Kakesdam) XII/Tpr atas pengawasan yang ketat dan Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Kartika Husada sebagai eksekutor yang berhasil merampungkan fasilitas ini tepat waktu dengan kualitas yang memuaskan.
“Terimakasih kepada Kakesdam selaku supervisi dan Karumkit Kartika Husada selaku eksekutor. Ini adalah salah satu upaya kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta Prajurit dan keluarganya,” ucap Jamallulael.
Sebagai pusat rujukan kesehatan di bawah naungan Kodam XII/Tpr, saat ini RS Kartika Husada terus berinovasi dalam meningkatkan infrastruktur dan sumber daya manusia guna memberikan layanan kesehatan yang profesional, responsif, dan terjangkau bagi Prajurit dan seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kalimantan Barat.*/












