Channeltujuh.com, PONTIANAK – Universitas Tanjungpura (Untan) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi berdaya saing global setelah 13 program studinya berhasil meraih akreditasi internasional dari Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute (ACQUIN) Jerman.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untan, Barkah, mengatakan bahwa pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Untan dan FEB dalam memperkuat mutu pendidikan tinggi.
Barkah menyampaikan rasa banga karena seluruh program studi (prodi) di FEB, mulai dari empat program sarjana, tiga program magister dan dua program doktor, total sembilan Prodi di FEB berhasil memperoleh akreditasi internasional secara bersamaan.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika. Terlebih bagi FEB, semua Prodi kami dari Strata Satu (S1) sampai S3 dapat terakreditasi ACQUIN. Ini tentu meningkatkan standar kualitas dan pengakuan internasional fakultas kami,” ujar Barkah, di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (22/11/25).
Selain FEB, lanjut Barkah mengatakan, sejumlah fakultas lain juga mencatat prestasi serupa. Terdapat satu prodi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), satu prodi dari Fakultas Hukum, serta dua prodi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang turut berhasil melewati proses asesmen ACQUIN, sehingga total 13 prodi Untan kini berstatus terakreditasi internasional.
“Prodi tersebut yaitu Strata Satu (S1) Ilmu Hukum, S1 Administrasi Publik, S1 Sosiologi, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Manajemen, S1 Ilmu Ekonomi, S1 Akuntansi, S1 Ekonomi Islam, Magister Manajemen, Magister Akuntansi, Magister Ilmu Ekonomi, Doktor Ilmu Manajemen, Doktor Ilmu Ekonomi,” jelas Barkah.
Sementara Rektor Untan, Garuda Wiko, menyampaikan apresiasi penuh atas keberhasilan yang telah dicapai Untan saat ini.
“Terima kasih, kita telah melewati berbagai tahapan dengan kerja keras yang akhirnya membuahkan hasil. Seluruh program studi yang mengajukan akreditasi internasional ACQUIN dinyatakan unggul. Rekomendasi yang diterima akan segera kita tindak lanjuti dan tingkatkan,” ucap Garuda.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP) Untan, Sulistyarini, menegaskan bahwa capaian ini menjadi dorongan kuat bagi Untan dalam memperkuat kualitas akademik dan layanan pendidikan.
“Dengan status akreditasi internasional ini, ke depan kita akan lebih meningkatkan berbagai aspek untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki agar dapat bersaing di kancah global dan memberikan pelayanan terbaik,” kata Sulistyarini.
Sulistyarini menambahkan akreditasi internasional membuka peluang kerja sama global yang lebih luas.
“Keuntungannya sangat besar. Kita bisa masuk dalam jejaring internasional untuk kegiatan kemahasiswaan, dosen, riset, serta aktivitas lain yang mendukung tridarma dan pengakuan internasional,” ujar Sulistyarini.
Sulistyarini juga mengungkapkan bahwa proses peningkatan mutu tidak berhenti pada 13 prodi tersebut.
“Dalam waktu dekat, tepatnya Januari 2026 mendatang, lima prodi bidang sains akan menjalani asesmen lapangan oleh lembaga akreditasi Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN),” pungkas Sulistyarini.*/
Laporan : Sumber Rilis Zainul Irwansyah, SE Alumni FEN Untan
Editor : Devi Lahendra












