Channeltujuh.com, PONTIANAK – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menerima Paritrana Award Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025 sub kategori terbaik dalam pencapaian cakupan kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tahun 2024 yang digelar disalah satu hotel di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu 24 September 2025.
Acara yang dirangkai dengan Launching Go Live Kanal Bayar Iuran Kerjasama Bank Kalimantan Barat (Kalbar) dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat dan dihadiri Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan, Bupati Walikota seluruh Kalimantan Barat dan Direktur Utama Bank Kalbar.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan atas Paritrana Award sub kategori terbaik dalam pencapaian cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tahun 2024 yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak.
“Ini merupakan suatu pencapaian Pemkab Landak dalam upaya memberikan perlindungan kepada para pekerja,” kata Karolin.
Karolin menyebut sampai saat ini Pemkab Landak terus mendorong agar seluruh masyarakat yang bekerja baik di sektor formal maupun pekerja rentan untuk ikut sebagai peseta BPJS Ketenagakerjaan.
“Pemkab Landak sudah melakukan berbagai program untuk mencapai universal coverage seperti memberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada Ketua Rukun Tetangga (RT), petani, dan baru baru ini kepada pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL),” jelas Karolin.
Namun, lanjut Karolin semua ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah sendiri kami juga melibatkan perusahaan dan masyarakat itu sendiri agar nantinya setelah didaftarkan, iuran BPJS tersebut bisa dilanjutkan agar tetap aktif.
“Saya berharap baik perusahaan dan masyarakat yang telah kita bantu diawal nantinya bisa melanjutkan iuran BPJS Ketenagakerjaan ini supaya bisa terus aktif dan terlindungi,” harap Karolin.
Seperti diketahui bahwa pada tahun 2024, saja kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Landak mencapai 53,43 persen dengan total 69.590 peserta aktif dari 130.245 peserta. Angka ini menunjukkan perkembangan yang signifikan karena Kabupaten Landak berada di urutan kedua tertinggi di Kalimantan Barat pada tahun tersebut.*/
Laporan : Deckie












