Channeltujuh.com, PONTIANAK – Pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) tahun 2025, dihadiri oleh Direktur Utama (Dirut) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Barat (Kalbar) atau Bank Kalbar, Rokidi. Pelepasan ini digelar di Markas Komando (Mako) Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral XII, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.
Ekspedisi ini menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Kujang 642 dengan tujuan lima pulau di wilayah Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T) yakni Pulau Karimata, Pulau Cempedak, Pulau Maya, Pulau Pelapis, dan Pulau Padang Tikar, Provinsi Kalimantan Barat.
Rokidi menyampaikan bahwa dukungan Bank Kalbar terhadap program ini sejalan dengan misi memperkuat peran perbankan daerah dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional.
“Rupiah bukan sekadar alat transaksi, tetapi juga simbol kedaulatan negara. Melalui ekspedisi ini, kita memastikan rupiah hadir dan berdaulat di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk daerah-daerah yang sulit dijangkau,” kata Rokidi, di Pontianak, Selasa (26/8/25).
Selain memastikan ketersediaan uang rupiah, ERB juga membawa misi edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya cinta, bangga, dan paham rupiah. Edukasi tersebut meliputi cara menjaga uang agar tetap layak edar, mengenali ciri-ciri keaslian rupiah, serta meningkatkan kesadaran bahwa rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia.*/
Laporan : Devi Lahendra












