Channeltujuh.com, PONTIANAK – Di tengah dinamika kondisi ekonomi saat ini, Direktur Utama (Dirut) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Barat (Kalbar) atau Bank Kalbar Rokidi, turun langsung ke berbagai kantor cabang di daerah.
Dikatakan Rokidi langkah ini dilakukan untuk menggaungkan semangat optimisme dan kebersamaan demi membawa Bank Kalbar terus tumbuh positif.
Di hadapan karyawan Kantor Cabang Bank Kalbar, Rokidi membuka ruang diskusi secara transparan mengenai peta kekuatan ekonomi saat ini. Namun, alih-alih membawa narasi pesimistis, ia justru membakar motivasi seluruh lini pekerja.
“Kunci bertahan itu sederhana, namun kunci untuk tumbuh itu butuh keberanian,” tegas Rokidi, belum lama ini disala satu Kantong Cabang Bank Kalbar.
Secara khusus, Rokidi menginstruksikan kantor cabang yang berada di wilayah perbatasan seperti Balaikarangan, Sambas, Bengkayang, hingga Putussibau untuk bergerak lebih agresif. Seluruh cabang diminta memasifkan penggunaan mobile banking dan menerapkan sistem jemput bola ke desa-desa.
“Strategi ini bertujuan agar masyarakat di pelosok tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk mendapatkan akses keuangan,” papar Rokidi.
Rokidi juga menegaskan bahwa tidak ada dikotomi antara cabang besar dan kecil dalam struktur Bank Kalbar. Cabang di tingkat kabupaten maupun kota memiliki peran yang sama pentingnya dengan kantor pusat.
“Guna mempercepat penyelesaian kendala di lapangan, manajemen membuka ruang komunikasi dua arah. Karyawan di daerah kini diberikan akses untuk menyampaikan aspirasi dan hambatan kerja secara langsung kepada jajaran direksi,” ujarnya.
Langkah jemput bola dari pimpinan tertinggi ini disambut positif oleh para karyawan di daerah. Kehadiran langsung Dirut dinilai memberikan arah kebijakan yang lebih klir sekaligus mendongkrak motivasi kerja.
Melalui komitmen bersama ini, Bank Kalbar optimistis mampu mencapai target performa tahun 2026 sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat.*/
![]()













