Pemerintahan dan Politik

Laporan Realisasi APBD 2025 Semester Pertama, Karolin Sebut APBD Landak Cukup Sehat 

×

Laporan Realisasi APBD 2025 Semester Pertama, Karolin Sebut APBD Landak Cukup Sehat 

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, NGABANG – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menyampaikan laporan realisasi semester pertama Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Landak tahun anggaran 2025 dan prognosis untuk enam bulan berikutnya, dalam Rapat Paripurna keenam masa persidangan tiga tahun 2025, di ruang rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Landak, Ngabang, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat, Senin, 7 Juli 2025.

Dalam laporannya, Karolin menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah hingga akhir semester pertama mencapai Rp 605,74 miliar atau sebesar 44,40 persen dari total anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 1,35 triliun. Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp 506,16 miliar atau sebesar 36,61 persen dari total anggaran belanja sebesar Rp 1,38 triliun.

“Kami meyampaikan mengenai realisasi pendapatan maupun belanja Kabupaten Landak, secara umum sebenarnya dari Pemerintah Kabupaten Landak cukup puas dengan hasilnya,” ucap Karolin.

Karolin menjelaskan memang terdapat beberapa kendala yang menyebabkan pelaksanaan APBD Kabupaten Landak tidak berjalan secara normal, karena adanya Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2025, tentang efisiensi anggaran.

“Sehingga selama periode 1 Januari hingga 30 Juni 2025 tersebut, melalui Peraturan Bupati Landak telah dua kali dilakukan pergeseran anggaran. Selain itu yang menjadi kendala dikatakannya adanya berapa perubahan dari pemerintah pusat berkaitan dengan versi E-Katalog,” jelas Karolin.

Dikatakan Karolin termasuk juga ada perubahan aturan mengenai tender dan pengadaan barang dan jasa, sehingga belum dapat diproses, menunggu ketentuan lebih detail dari pemerintah pusat.

“Jadi secara umum pendapatan juga cukup baik, serapan kita terlepas dari memang belum lengkapnya beberapa regulasi juga sudah cukup baik dan tidak ada defisit dari kas kita. Kita bersyukur secara umum APBD kita cukup sehat,” ucap Karolin.

Karolin berharap, dalam waktu dekat regulasi serta petunjuk teknis dari pemerintah pusat segera diterbitkan sehingga serapan belanja daerah bisa ditingkatkan lagi. “Kalau sudah lengkap semua segera kita proses dan tentunya itu akan meningkatkan serapan anggaran,” jelas Karolin.*/

Laporan : Deckie 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *