Channeltujuh.com, PUTUSSIBAU – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) PT Jasa Raharja Cabang Sintang melalui Petugas Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Putussibau bersama pemangku kepentingan (stakeholder) menggelar kegiatan Rapat Forum Komunikasi Lalu lintas (FKLL) bersama stakeholder di ruang rapat Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka UPT) Samsat Putussibau, yang di hadiri oleh Dinas Perhubungan, Kepolisian Resor (Polres) Kapuas Hulu, Jasa Raharja, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) dalam pertemuan tersebut mebahas siswa menggunakan motor tanpa helm dan berbonceng tiga.
Isu lalu lintas menjadi isu dinamis sehingga diperlukan solusi yang dapat untuk mengatasi permasalahan tersebut, dengan dibahasnya permasalahan ini pada FKLL, dapat dijadikan percepatan pemecahan masalah dalam berlalu lintas khususnya bagi pelajar.
Kepala Jasa Raharja Cabang Sintang, Laurensius Ade Suyanto, melalui Petugas Samsat Putussibau Syarif Bastian mengungkapkan akan terus aktif berkoordinasi dan berkolaborasi antara instansi terkait permasalahan lalu lintas di Putussibau.
“Terutama tingkat pelanggaran lalu lintas yang tinggi salah satunya bagi pelajar yang melanggar peraturan lalu lintas. Oleh karena itu perlu langkah-langkah yang dilaksanakan kita bersama melakukan himbauan kepada guru-guru, masyarakat serta siswa-siswa,” ucap Bastian, di Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (24/6/25).
Disamping itu, lanjut Bastian, Jasa Raharja bersama Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Pendapatan Daerah (UPT-PPD) Samsat Putussibau dan Polres Kapuas Hulu akan terus melakukan kegiatan untuk meningkatkan tingkat kepatuhan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.
“Mengingat dengan sudah berlakunya Opsen Pajak 2025, pembayaran pajak kendaraan bermotor ini berkontribusi besar dalam pembangunan daerah khususnya di Putussibau,” pungkas Bastian.*/
Laporan : Sumber Humas Jasa Raharja
Editor : Devi Lahendra












