Channeltujuh.com, SAMBAS – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tpr, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Iwan Setiawan dampingi kunjungan kerja (kunker) Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, ke Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.
Kunjungan Mentan kali ini dalam rangka akselerasi program Peningkatan Areal Tanam (PAT) melalui kegiatan rapat koordinasi (rakor) Optimalisasi Lahan (Oplah) yang dilaksanakan di Kabupaten Sambas dan di Kantor Gubernur Kalimantan Barat.
Mentan bersama rombongan melakukan peninjauan ke lokasi persawahan area program Oplah di Kabupaten Sambas dengan menggunakan Helikopter. Kedatangan Mentan dan rombongan disambut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sambas.
Usai acara penyambutan, Mentan dan rombongan bertolak untuk meninjau lahan cetak sawah di Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam arahannya Mentan Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa perintah Presiden Prabowo Subianto kita harus melayani para petani, apa kebutuhannya dahulukan mereka, kita adalah pelayan petani.
“Pesan Presiden Prabowo agar program swasembada pangan kita percepat paling lambat empat tahun. Pendistribusian pupuk dikawal terus sampai ke petani, benih akan diberikan dengan kwalitas yang baik, dan alat mesin pertanian (Alsintan) akan disalurkan bagi lahan yang akan dikelola,” ujar Andi Amran, Kamis (21/11/24).
Disampaikan Andi Amran, Kementerian Pertanian akan selalu membantu permasalahan-permasalahan petani. Sudah ada beberapa contoh kasus seperti masalah susu sapi perah kami diperintahkan turun langsung, dan permasalahan tersebut sudah ditangani.
“Kita semua perlu kolaborasi dimulai dari pemerintah pusat sampai dengan masyarakat terutama para petani yang berada di lapangan. Mari kita dukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah dalam rangka mengatasi problem kebutuhan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ungkapnya.*/
Laporan : Sumber Penerangan Daerah Militer XII/Tanjungpura
Editor : Devi Lahendra












