Pemerintahan dan Politik

Syarif Amin hingga Angeline Fremalco Ikut Kampanyekan KREN di Sebangki

×

Syarif Amin hingga Angeline Fremalco Ikut Kampanyekan KREN di Sebangki

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, RANTAU PANJANG – Calon Bupati Landak nomor urut 01 Karolin Margret Natasa bertemu masyarakat dalam kampanye di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam kampanye tersebut Karolin turut ditemani dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat yakni Syarif Amin Muhammad dari fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) serta Angeline Fremalco fraksi Partt Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) termasuk ditemani Anggota DPRD Landak Ropina Herdianti.

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Fraksi Partai Nasdem Syarif Amin Muhammad dalam sambutanhya menuturkan bahwa dirinya mendukung penuh Karolin karena dirinya meyakini bahwa Karolin akan kembali menjadi Bupati Landak.

Untuk itu dia meminta masyarakat di Sungai Segak dan Rantau Panjang, untuk kompak mendukung Karolin-Erani dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Landak 2024.

“Kebetulan yang mendukung Ibu Karolin ini partai-partai besar, PDI Perjuangan di DPRD Provinsi Kalimantan Barat itu ada 13 kursi, DPRD Kabupaten Landak juga pemenang. Nasdem di DPRD Provinsi Kalimantan Barat itu ada 10 kursi nomor dua kami dan di Landak kami juga nomor dua. Artinya yang mendukung beliau ini bukan kaleng-kaleng, di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ada Syarif Abdulah, ada pak Lasarus, yang sudah tiga periode yang punya anggaran besar bisa dikucurkan ke Kabupaten Landak. Ada pak Cornelis juga,” ucap Syarif Amin, di Desa Rantau Panjang, Senin (21/10/24).

Sehingga dia mengajak masyarakat untuk cerdas memilih calon Bupati dan calon Wakil Bupati Landak. Syarif Amin juga mengaku sengaja Ikut hadir di Desa Rantau Panjang ini menggunakan sepeda motor untuk merasakan langsung perjuangan masyarakat.

“Saya berharap mari bersatu, kompak untuk kemajuan Desa Rantau Panjang dan Desa Sungai Segak,” ungkap Syarif Amin.

Sementara Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Fraksi PDI Perjuangan, Angeline Fremalco meminta masyarakat tidak ragu memberikan dukungan kepada Karolin-Erani di 27 November 2024 nanti.

“Ibu Karol sudah dua tahun lebih sudah selesai masa jabatannya sebagai Bupati Landak dan digantikan oleh Penjabat Bupati. Perlu diketahui selama beliau menjabat banyak kemajuan dan perkembangan. Cuma kadang kita masyarakat tolak ukurnya hanya pada bidang infrastruktur, karena jalan jelek dianggap tidak ada pembangunan sama sekali,” jelas Angeline.

Ditambahkan Angeline bahwa banyak pekerjaan yang dilakukan seorang bupati dalam melakukan pembangunan, bukan hanya pembangunan fisik namun juga pembangunan manusia yang juga memerlukan anggaran besar.

Calon Bupati Landak nomor urut 01 Karolin Margret Natasa mengapresiasi masyarakat yang menyempatkan diri hadir dalam pertemuan tatap muka ini. Karolin menuturkan, sebelum benar-benar terjun ke dunia politik dirinya serta kader-kader partai lain telah dipersiapkan sejak dini untuk mampu menjadi seorang pemimpin, yang dimulai sebagai pengurus partai.

“Jadi disuruh berproses, latihan, sebelum benar-benar menjadi kepala daerah. Jadi sebelum saya jadi bupati saya di organisasi dulu, di partai dulu, baru mencalonkan diri,” tutur Karolin.

Karolin meminta masyarakat menyukseskan Pilkada Landak, dengan berpartisipasi menggunakan hak suara pada 27 November mendatang.

Beberapa hal turut disampaikan Karolin mulai dari kendala pembangunan saat menjabat sebagai Bupati Landak di periode sebelumnya, yang salah satunya dikarenakan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid 19) dan lain-lain terkait program kedepan.

“Selama kami menjabat, yang dilakukan Ibu Karolin adalah menjaga dan melindungi masyarakat Landak,” kata Karolin.

Meski anggaran harus lebih banyak digunakan untuk menangani pandemi namun beberapa pelayanan terus dimaksimalkan. Salah satunya dengan kebijakan pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang bisa dilakukan di Kantor Camat.

“Hanya Kabupaten Landak yang bisa begitu. Karena Landak itu luas, 9.900 Kilometer persegi,” ungkap Karolin.

Dengan kondisi tersebut Karolin bercerita bahwa dirinya berupaya meminta kepada Kementerian Dalam Negeri agar pelayanan KTP maupun KK serta administrasi kependudukan lainnya bisa dilakukan di kantor camat agar masyarakat lebih dekat, dengan biaya murah dan mudah.

Karolin mengatakan, pentingnya pendataan jumlah penduduk dengan adanya pencatatan KTP salah satunya menentukan besaran anggaran dari pemerintah pusat.

“Kalau kita jadi lagi bupati, itu akan kita tingkatkan agar lebih bisa memudah, murah dan dekat untuk mendapat pelayanan. Cita-cita saya semua pelayanan publik harus memenuhi tiga unsur itu,” jelas Karolin.

Selain itu, kedepan salah satu yang juga menjadi prioritas yakni percepatan pembangunan fisik di Kabupaten Landak, yang nantinya akan didukung Erani selaku Wakil Bupati yang memiliki pengalaman di bidang infrastruktur.*/

Laporan : Deckie 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *