NewsPemerintahan dan Politik

Samuel Hadiri Deklarasi Desa ODF di Desa Bagak

Channeltujuh.com, BAGAK – Penjabat (Pj) Bupati Landak Samuel, menghadiri penandatanganan deklarasi desa Berhenti (Stop) Buang Air Besar Sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) oleh lima kepala dusun di Desa Bagak, bertempat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Desa Bagak, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya Samuel mengucapkan selamat kepada Desa Bagak yang sudah mendeklarasikan untuk Stop Buang Air Besar Sembarangan.

“Desa Bagak telah menjawab tantangan yang diberikan oleh Ibu Karolin yang juga Bupati Landak Periode 2017 hingga 2022 untuk berhenti buang air sembarangan. Maka dari itu saya memberikan apresiasi dan penghargaan serta terimakasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan ini sehingga pada hari ini Desa Bagak menjadi desa kedua yang mendeklarasikan untuk stop buang air besar sembarangan dari 156 desa seluruh Kabupaten Landak,” ujar Samuel, di Bagak, Jum’at (20/1/23).

Samuel menyampaikan bahwa program ODF ini memang sangat penting karena kualitas kesehatan masyarakat di dukung dari lingkungan dan selama ini, sebelum ada sarana jamban, masyarakat buang air sembarangan. Ini merupakan suatu kemajuan bagaimana Desa Bagak berupaya melalui kepala desa dengan bimbingan dari camat dan juga Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta dengan dukungan dari kepala dusun dan masyarakat untuk kedepannya stop buang air sembarangan.

“Program ini memang sangat diperlukan dan juga merupakan program dunia yang mana memang di seluruh dunia juga mengurusi hal ini. Program ini sebenarnya untuk kepentingan masyarakat sendiri. Sarana yang sangat penting bagi kehidupan itu seharusnya sudah disediakan atau dibangun sendiri oleh masyarakat. Terimakasih kepada berbagai pihak yang sudah membantu mewujudkan deklarasi stop buang air besar sembarangan ini dan tentu juga ini menjadi contoh atau pemicu bagi desa-desa lain yang belum,” jelas Samuel.

Samuel berpesan kepada lima kepala dusun yang telah mengucapkan dan menandatangani pernyataan deklarasi ODF tersebut untuk nantinya terus mengawal masyarakat di dusunnya masing-masing secara berjenjang supaya selalu memberikan pemahaman, pembinaan kepada masyarakatnya.

“Pergunakanlah jamban yang sudah tersedia. Penyediaan jamban ini dimaksudkan untuk mencegah berbagai penyakit menular dan penyakit lainnya yang disebabkan oleh kesehatan lingkungan yang buruk. Saya juga berpesan supaya jamban yang sudah tersedia agar selalu dijaga, dirawat, dan dibersihkan sehingga kondisinya tetap bersih, terawat, dan tidak menimbulkan penyakit dan bau serta lebih peduli dengan kebersihan jamban,” himbaunya.

Samuel juga mengajak masyarakat untuk mulai hari ini dan seterusnya senantiasa tetap berperilaku hidup sehat dan hidup bersih, yaitu dimulai dari buang air pada tempatnya, mencuci tangan dengan sabun, dan lain sebagainya.

“Karena kualitas masyarakat, dan kesehatan kita ditentukan oleh perilaku kita, dengan tersedianya sarana ini supaya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena kalau tidak, berarti kita tidak menjaga kebersihan lingkungan yang mana nantinya akan berdampak pada kesehatan karena kalau sudah sakit, lebih mahal biayanya daripada berperilaku hidup sehat,” terang Samuel.

Tidak lupa Samuel berpesan kepada kepala desa dan kepala dusun agar perilaku buang air besar sembarangan ini segera dihentikan karena sudah di deklarasikan dan sudah disediakan sarana jamban di Desa Bagak, Kecamatan Menyuke.

“Kalau ini sudah terlaksana dapat dipastikan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Landak akan meningkat, kualitas sumber daya manusia juga akan meningkat sehingga pengembangan sumber daya manusia untuk mengeyam pendidikan dan selanjutnya juga akan tercapai,” tutup Samuel.*/

Laporan : Sumber Dinas Komunikasi dan Informatika Landak
Editor : Deckie

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button