Life Style

dr. Epifania Fitriana Adna : Kenali Penyakit Scabies dan Cara Pencegahannya

Channeltujuh.com – Scabies atau yang lebih dikenal dengan nama kudis atau gudik adalah suatu kelainan kulit yang ditandai dengan gejala gatal hebat pada malam hari. Scabies disebabkan oleh tungau Sarcoptes Scabiei var.scabiei. Tungau scabies berukuran sangat kecil, sehingga tidak dapat dilihat dengan kasat mata. Tungau scabies menginfeksi kulit penderita dari berbagai usia, paling sering terjadi di area kulit tipis seperti sela jari tangan dan jari kaki, pergelangan tangan, siku bagian luar, ketiak, putting payudara, bokong dan pusar. Di area kulit tersebut, tungau scabies masuk kedalam epidermis (bagian kulit terluar), kemudian dalam epidermis tungau menggali parit/terowongan untuk meletakan telur, berkembang menjadi tungau dewasa dan kawin.

Cara penularan

Penyakit scabies mudah menular pada sekelompok manusia yang tinggal bersama seperti asrama, pesantren, sekolah, dan yang tinggal dalam satu rumah.

Tungau scabies dapat berpindah dari satu orang ke orang lain melalui 2 cara yaitu:

1. Kontak langsung (kontak kulit dengan kulit), misalnya berjabat tangan, tidur bersama, dan hubungan seksual
2. Kontak tak langsung (melalui benda), misalnya pakaian, handuk, sprei dan bantal.

Gejala klinis

Kulit yang terinfeksi tungau scabies menunjukan gejala berupa rasa sangat gatal pada malam hari, beruntus kemerahan atau beruntus berisi air. Rasa gatal menyebabkan penderita scabies menggaruk bagian kulit yang terinfeksi tungau sehingga penderita tidak bisa tidur dengan nyenyak. Penyakit scabies mudah menular, tidak hanya satu orang, biasanya scabies menginfeksi seluruh anggota keluarga atau orang-orang yang tinggal berkelompok (asrama, pesantren).

Penyakit scabies dapat disembuhkan, dokter akan memberikan obat oles untuk membunuh tungau, obat minum untuk menghilangkan rasa gatal dan antibiotik apabila terjadi infeksi bakteri akibat garukan. Pengobatan tidak hanya dilakukan pada penderita yang mengalami keluhan saja, pengobatan dilakukan secara serentak kepada semua orang yang berada dalam satu tempat tinggal, hal ini bertujuan untuk memutuskan mata rantai penularan berulang dari satu orang ke orang lainnya.

Untuk mendukung pengobatan dari dokter, pasien dan semua orang yang tinggal bersama disarankan segera membersihkan lingkungan tempat tinggal secara serentak dengan dengan cara mencuci semua pakaian, sprei, handuk dengan air panas suhu 60°C kemudian dikeringkan dan disetrika. Benda yang tidak dapat direndam dengan air panas dapat dimasukan ke dalam plastik tertutup selama 1-2 minggu. Karpet, Kasur, bantal, tempat duduk dari bahan busa atau berbulu perlu dijemur dibawah terik matahari. Semua tindakan ini dilakukan guna untuk membunuh tungau scabies.

Cara pencegahan

1. Menjaga kebersihan pribadi; misalnya mandi dengan sabun 2x sehari dan membersihkan lingkungan tempat tinggal.
2. Tidak bertukar-tukar barang pribadi dengan orang lain seperti pakaian, pakaian dalam dan handuk.
3. Masyarakat yang hidup berkelompok seperti di asrama, pesantren, atau hidup dalam perumahan padat perlu rutin melakukan kerja bakti; misalnya menjemur kasur dibawah terik sinar matahari, mengganti sprei paling tidak 1x seminggu dan membersihkan lingkungan tempat tidur.*/

Oleh : dr. Epifania Fitriana Adna
Editor : Deckie

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button