News

Optimalisasi Data Keimigrasian, Kantor Imigrasi Pontianak Gelar Sosialisasi Layanan Data Keimigrasian 

10
×

Optimalisasi Data Keimigrasian, Kantor Imigrasi Pontianak Gelar Sosialisasi Layanan Data Keimigrasian 

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, PONTIANAK – Dalam rangka memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di wilayah Kalimantan Barat, sebuah kegiatan Sosialisasi Layanan Data Keimigrasian digelar di Kota Pontianak. Acara ini mengusung tema Optimalisasi Layanan Data Keimigrasian Terintegrasi dalam Mendukung Operasi Penegakan Hukum.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pontianak Sam Fernando dan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak, perwakilan Direktorat Teknologi Informasi Keimigrasian selaku narasumber, serta para tamu undangan dari instansi vertikal, pemerintah provinsi, dan Kantor Imigrasi seluruh Kalimantan Barat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pontianak Sam Fernando mengatakan tingginya mobilitas masyarakat dan dinamika perlintasan orang antarnegara saat ini menuntut adanya sistem pengawasan yang jauh lebih efektif, responsif, dan akurat.

“Dalam kontek tersebut, data keimigrasian memegang posisi yang sangat strategis. Data ini bukan lagi sekadar informasi administratif, melainkan instrumen vital dalam mendukung operasi penegakan hukum di lapangan,” terang Sam di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (27/8/26).

Merujuk pada Pasal 67 dan 68 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, lanjut Sam mengatakan telah ditegaskan bahwa Data Keimigrasian ditentukan sebagai data yang bersifat rahasia.

“Oleh karena itu, pengelolaan data yang akurat, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi hal yang sangat krusial,” kata Sam.

Menurut Sam melalui pemanfaatan data yang terintegrasi, koordinasi dan sinergi antarinstansi diharapkan dapat berjalan semakin efektif. Integrasi sistem digital ini diproyeksikan mampu menyajikan data yang penuh kepastian dan tepat waktu guna meminimalkan hambatan di lapangan.

“Ya melalui ruang diskusi ini, seluruh peserta diharapkan dapat saling bertukar informasi, menyampaikan kendala nyata di lapangan, serta menggali berbagai peluang kolaborasi demi mewujudkan penegakan hukum yang optimal di Kalimantan Barat. Dan melalui kegiatan ini mari kita perkuat sinergitas kita bersama,” tukas Sam mengakhiri.*/

Loading

Penulis: Devi Lahendra