Berita

BPJN Kalbar Genjot Peningkatan Jalan Sungai Ambawang–Simpang Ampar

10
×

BPJN Kalbar Genjot Peningkatan Jalan Sungai Ambawang–Simpang Ampar

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, PONTIANAK – Ruas jalan nasional di Kalimantan Barat segera memiliki wajah baru yang lebih tangguh. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat tengah mengebut proyek strategis peningkatan struktur Jalan Sungai Ambawang.

Berlokasi di jalur padat lalu lintas yang membentang dari perbatasan Kota Pontianak menuju Simpang Ampar, Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, akses ini merupakan urat nadi logistik dan mobilitas warga.Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Kalimantan Barat membeberkan detail teknis proyek tersebut.

Ia menegaskan bahwa kontraktor pelaksana, PT Heroperkasa Prima Makmur, tidak sekadar melakukan perawatan rutin. Badan jalan secara fisik ditinggikan hingga 1,2 meter dari elevasi semula.

“Kami menambah ketinggian 1,2 meter dari kondisi sebelumnya,” ujar Kasatker, merinci skala intervensi fisik yang tengah dikerjakan, Rabu (15/7/26).

Di tengah masifnya pengerjaan, kerap muncul mispersepsi di masyarakat yang menyamakan seluruh aktivitas perbaikan jalan. Kasatker dengan lugas meluruskan definisi teknis tersebut. Ia menjelaskan adanya perbedaan fundamental antara preservasi dan peningkatan jalan.

“Peningkatan Jalan Sungai Ambawang ini bukan proyek preservasi. Ada peningkatan struktur dan ada preservasi, keduanya berbeda,” tegasnya.

Pernyataan ini penting untuk mengedukasi publik bahwa preservasi hanyalah upaya mempertahankan kondisi jalan agar tetap sesuai standar, seperti pelapisan ulang atau penambalan lubang.

Sementara itu, proyek di Sungai Ambawang saat ini masuk dalam kategori peningkatan kapasitas dan struktur. Artinya, ada pembenahan besar-besaran pada geometrik dan daya dukung tanah dasar guna memperpanjang umur pakai jalan.

Langkah meninggikan badan jalan sebesar 1,2 meter bukanlah tanpa alasan. Segmen Sungai Ambawang selama ini dikenal sebagai titik rawan genangan dan banjir musiman, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Melalui pengangkatan elevasi ini, air limpasan dari sungai sekitar tidak akan mudah merendam permukaan aspal.Metode ini secara signifikan melindungi lapis pondasi agregat dari kerusakan akibat intrusi air. Spesifikasi teknik ini menjadi garansi agar investasi negara tidak sia-sia dalam hitungan bulan pascakonstruksi.

PT Heroperkasa Prima Makmur kini berpacu mengejar target tahapan pengerjaan agar lalu lintas antarwilayah tetap dapat terlayani dengan aman.

Akses Logistik Kian LancarRuas ini memikul beban berat sebagai jalur vital perekonomian. Mobilitas komoditas perkebunan, hasil bumi, serta distribusi logistik dari pedalaman Sanggau menuju pusat ekonomi di Pontianak sangat bergantung pada kemulusan jalan ini.

Sebelum diperbaiki, pengguna jalan kerap mengeluhkan waktu tempuh yang membengkak serta risiko kerusakan kendaraan akibat aspal bergelombang dan genangan air.

Melalui peningkatan struktur yang signifikan, potensi kecelakaan akibat jalan rusak diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin. Proyek ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun konektivitas yang berkeadilan.

Tidak hanya fokus pada jalur baru, tetapi juga memperkuat jalur arteri eksisting sebagai penopang utama denyut nadi masyarakat. Warga pun menyambut baik dan menanti rampungnya proyek ini demi efisiensi biaya logistik serta kenyamanan perjalanan.*/

Loading

Penulis: Channeltujuh