Channeltujuh.com, MEMPAWAH – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, memberikan kuliah umum di hadapan para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Kalimantan Barat, Kabupaten Mempawah, Selasa 26 Mei 26.
Dalam pemaparannya, Bupati Landak Karolin Margret Natasa menekankan pentingnya birokrasi yang taat pada aturan. Ia mengingatkan para praja untuk tidak memandang regulasi sebagai penghambat laju kerja, melainkan sebagai sebuah jaminan keamanan dalam bertugas.
Menghadapi bonus demografi dan visi Indonesia Emas 2045, Karolin juga menantang generasi muda khususnya Gen Z untuk tidak hanya jago di kandang, tetapi juga memiliki keterampilan global, termasuk penguasaan bahasa asing seperti Inggris dan Mandarin.
“Kalau kita mau berdaya saing, sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global, harus mau melihat ke luar, mau terus belajar, dan memiliki daya saing global, serta menguasai bahasa,” katanya.
Direktur IPDN Kampus Kalimantan Barat, Maris Gunawan Rukmana, menyambut baik kesediaan Karolin untuk membagikan pengalamannya. Menurut Maris, rekam jejak Karolin yang pernah menjabat sebagai dokter, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dua periode, hingga kepala daerah, merupakan contoh paripurna bagi para praja.
“Kehadiran Bupati Landak di tengah-tengah kita bukan hanya sekadar kepala daerah, tetapi juga sebagai figur inspiratif perempuan Kalimantan Barat yang telah menunjukkan dedikasi, kapasitas, dan prestasi luar biasa dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Maris.*/












