Channeltujuh.com, PUTUSSIBAU – Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan yang akrab disapa Sis bersama Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kapuas Hulu menegaskan pentingnya sinergi, inovasi, serta efisiensi dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kecamatan, pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan, serta Ayah dan Bunda Generasi Berencana (GenRe) seluruh Kabupaten Kapuas Hulu.
Dalam sambutannya, Sis menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan. Ia menekankan bahwa PKK, Posyandu, PAUD, dan GenRe memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
“PKK sebagai mitra pemerintah memiliki spektrum program yang luas, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga sosial. Oleh karena itu, saya harap seluruh pengurus dapat mengoptimalkan 10 program pokok PKK serta terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Sis, di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (14/4/26).
Sis juga mengajak seluruh pihak untuk membangun sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat, guna menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk isu stunting, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi keluarga.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Hulu, Angeline Fremalco dalam sambutannya menyoroti kondisi efisiensi anggaran yang saat ini terjadi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Menurutnya, hal tersebut berdampak langsung pada pelaksanaan program PKK.
“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang terjadi secara luas, termasuk di Kabupaten Kapuas Hulu, kita menyesuaikan pelaksanaan program-program yang tidak terlalu memakan biaya. Hal ini dikarenakan sebagian besar kegiatan belum mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dan masih mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Selain itu, TP PKK juga mengalami pengurangan anggaran. Namun demikian, kami tetap berkomitmen untuk menjalankan program secara optimal melalui pendekatan yang lebih efektif, kreatif, dan tepat sasaran,” kata Angel.
Angel berharap kegiatan ini menjadi titik awal penguatan peran PKK dan mitra kerja lainnya dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus memastikan program-program pemberdayaan masyarakat tetap berjalan optimal meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Dengan sinergi yang kuat dan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu optimis mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” pungkasnya.*/
![]()













