Pemerintahan dan Politik

Antrean BBM di Ngabang Mengular, Karolin Turun Langsung ke SPBU

×

Antrean BBM di Ngabang Mengular, Karolin Turun Langsung ke SPBU

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, NGABANG – Antrian kendaraan terlihat mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kilometer 3 Ngabang, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu 21 Maret 2026.

Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk mengisi bahan bakar, seiring meningkatnya kebutuhan jelang dan pelaksanaan hari raya Idulfitri 1447 Hijriah 2026 Masehi.

Di tengah antrian itu, Bupati Landak Karolin Margret Natasa turun langsung ke lokasi. Ia menyusuri barisan kendaraan, menyapa warga, dan berbincang santai dengan sejumlah pengendara yang menunggu giliran.

Satu di antara warga yang ditemui mengaku harus menunda aktivitasnya ke kebun sawit karena harus mengantri Bahan Bakar Minyak (BBM). Karolin pun merespons warga.

“Ngeliat bawa sawit, ya. Mau panen?” tanya Karolin.

“Belum Bu, antri BBM dulu,” jawab warga tersebut.

Karolin mengatakan, antrian yang terjadi saat ini masih dalam proses pelayanan oleh petugas di SPBU. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar.

“Stok ada, tersedia. Tapi mohon bersabar ya, ini sedang dilayani semuanya,” ujarnya.

Karolin menambahkan, pemerintah daerah terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pertamina.

“Kita terus pantau di lapangan, supaya pelayanan tetap berjalan dan masyarakat bisa terlayani dengan baik,” katanya.

Karolin juga menyampaikan bahwa berdasarkan rapat koordinasi daring bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Barat yang dihadiri Gubernur, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam), dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) pada malam sebelumnya, pihak Pertamina telah memberikan penjelasan terkait kondisi distribusi BBM di wilayah Kalbar.

“Tadi kita dapat informasi juga, ada stok yang dalam perjalanan menuju ke Ngabang untuk beberapa SPBU lainnya. Jadi sementara harusnya cukup untuk kebutuhan kita,” ujarnya.

Ia berharap distribusi tersebut dapat segera tiba sehingga antrian bisa berangsur terurai. “Mudah-mudahan tidak ada kendala di perjalanan, supaya masyarakat bisa segera terlayani,” lanjutnya.

Antrian BBM sendiri tidak hanya terjadi di SPBU Kilometer 3 Ngabang. Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi serupa juga terlihat di beberapa SPBU lain seperti di Pulau Bendu, Kayu Ara di Kecamatan Mandor, hingga wilayah Menjalin.*/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *