Channeltujuh.com, PONTIANAK – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) melalui jajaran Tim Search and Rescue (SAR) Direktorat Samapta terus meningkatkan intensitas penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Terbaru, tim gabungan diterjunkan untuk melakukan aksi cepat pendinginan dan pembasahan lahan yang terbakar di kawasan Punggur Kecil, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Minggu 1 Februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB hingga malam hari pukul 19.20 WIB ini berfokus pada titik koordinat Lintang -0.115906 dan Bujur 109.340262. Bermula saat personel melakukan patroli rutin dan menemukan kepulan asap pekat yang menandakan adanya titik api aktif di wilayah tersebut.
Guna mencegah api kembali hidup dan merambat ke lahan pemukiman maupun perkebunan warga, sebanyak sembilan personel Tim SAR Ditsamapta langsung melakukan teknik pembasahan atau cooling down.
Dalam operasi ini, petugas mengerahkan sarana prasarana lengkap, mulai dari kendaraan taktis R4 Karhutla, mesin pompa portable berbagai ukuran, hingga puluhan roll selang untuk menjangkau titik terdalam lahan.
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kalbar, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Bambang Suharyono, dalam keterangan persnya menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Polda Kalbar dalam mengantisipasi bencana kabut asap yang kerap melanda wilayah Kalimantan Barat.
“Upaya pembasahan dan pendinginan ini sangat krusial, mengingat karakteristik lahan di wilayah Punggur Kecil yang cenderung gambut, di mana api bisa mengendap di bawah permukaan dan muncul kembali sewaktu-waktu jika tidak didinginkan secara total,” kata Bambang.
Lebih lanjut Bambang menegaskan masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
“Kami terus menyiagakan personel dan peralatan 24 jam. Kami juga meminta dukungan masyarakat untuk segera melapor jika melihat kepulan asap agar bisa segera kami tanggulangi sebelum meluas,” tegasnya.*/













