Pemerintahan dan Politik

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Bupati Landak Tekankan Kemandirian Desa

21
×

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Bupati Landak Tekankan Kemandirian Desa

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa memimpin langsung apel Peringatan Hari Desa Nasional tahun 2026 yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat, Senin 19 Januari 2026.

Dalam amanatnya, Karolin menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan penegasan komitmen pemerintah untuk menjadikan desa sebagai subjek utama pembangunan. Hal ini selaras dengan Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2024 yang menetapkan Hari Desa Nasional sebagai bentuk perhatian khusus negara.

“Desa adalah unsur pemerintahan terdepan yang paling dekat dengan masyarakat. Dengan adanya Undang-undang (UU) Nomor 3 Tahun 2024, desa memiliki landasan hukum kuat untuk mengelola sumber daya dan menentukan arah pembangunannya secara mandiri demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Karolin.

Karolin juga memaparkan delapan fokus utama penggunaan Dana Desa tahun 2026 yang wajib menjadi perhatian para kepala desa, di antaranya penanganan kemiskinan ekstrem, penguatan desa berketahanan iklim dan tangguh bencana, peningkatan layanan dasar kesehatan skala desa, program ketahanan pangan, energi, dan lembaga ekonomi desa, dukungan implementasi Koperasi Desa Merah Putih. Pembangunan infrastruktur melalui Padat Karya Tunai Desa (PKTD), pembangunan infrastruktur digital dan teknologi serta pengembangan potensi dan keunggulan lokal desa.

Usai melaksanakan apel, Bupati Landak secara resmi meresmikan Kantor Desa Hilir Tengah. Dirinya berharap gedung baru yang lebih representatif ini dapat memacu kinerja perangkat desa dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kantor desa adalah pusat administrasi dan musyawarah. Saya titip kepada masyarakat untuk menjaga gedung ini, karena ini adalah milik bersama yang dibangun dari semangat kebersamaan,” tambahnya.

Terkait kondisi cuaca, Karolin menjelaskan bahwa meski saat ini banjir telah surut dan mulai muncul titik panas (hotspot), Kabupaten Landak masih menetapkan status siaga bencana hingga 23 Januari mendatang.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kabupaten Landak menyalurkan bantuan logistik berupa paket beras dan mie instan kepada 3.635 Kepala Keluarga di tujuh kecamatan dan 20 desa terdampak. Bantuan ini bersumber dari cadangan pangan pemerintah daerah serta dukungan dari Menteri Dalam Negeri melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Menutup rangkaian acara, Pemerintah Kabupaten Landak memberikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Desa dan Badan Permusyawatan Desa (BPD) atas dedikasinya dalam menjaga tata kelola keuangan desa yang akuntabel. Selain itu, dilakukan penyerahan secara simbolis 300 bibit tanaman produktif kepada warga Desa Hilir Tengah sebagai upaya nyata pelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Desa Hilir Tengah Donatus Budianto mengungkapkan rasa apresiasinya kepada seluruh warga Desa Hilir Tengah yang telah mendukung penuh terealisasinya pembangunan ini. Ia menjelaskan bahwa inisiatif pembangunan ini muncul setelah melalui proses Musyawarah Desa (Musdes) bersama tokoh masyarakat dan jajaran pemerintah desa.

“Kami melihat kondisi kantor desa yang lama memang tidak bisa untuk pelayanan maksimal karena lokasinya terlalu kecil dan berada di pinggir jalan raya, sehingga sangat mengganggu. Ditambah lagi, fasilitas parkir juga tidak ada,” ujar Donatus.*/

Loading

Bupati Landak Sampaikan Perubahan APBD 2026 dan Arah Baru Perseroda Landak Barajaki Channeltujuh.com, NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan bahwa perubahan bentuk hukum Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Landak Barajaki menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) bukanlah sebuah pembentukan perusahaan baru dari nol. Hal tersebut disampaikan Karolin dalam Rapat Paripurna ke-13 dan 14 Masa Persidangan III Tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak, di Ngabang, Provinsi Kalimantan Barat, Senin 31 Agustus 2026. Rapat tersebut beragendakan jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perseroda Landak Barajaki, sekaligus penyampaian Nota Pengantar Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Landak tahun anggaran 2026. “Perubahan ini mencakup keberlanjutan kekayaan, usaha, perizinan, hak dan kewajiban, perikatan, serta pegawai sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” jelas Karolin. Menjawab kekhawatiran sejumlah fraksi, Karolin secara khusus menyoroti aturan main mengenai penyertaan modal untuk BUMD tersebut, terutama menyangkut catatan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas kinerja Landak Barajaki di masa lalu. “Penyertaan modal baru tidak boleh sekadar menutup kelemahan operasional tanpa rencana penyehatan. Penambahan modal harus didasarkan pada evaluasi kondisi perusahaan, tindak lanjut pemeriksaan BPK, kajian kelayakan, dan kemampuan keuangan daerah,” tegas Karolin. Adapun dalam Raperda tersebut, modal dasar Perseroda Landak Barajaki ditetapkan sebesar Rp 20 miliar. Komposisinya mencakup 99 persen milik Pemkab Landak (Rp 19,8 miliar) dan 1 persen milik Koperasi Konsumen Landak Bersatu (Rp 200 juta). Sementara modal disetor ditetapkan sebesar Rp 12 miliar yang dipenuhi secara bertahap. Karolin juga menuntut agar perusahaan daerah tersebut kelak mampu mengelola bisnis yang strategis tanpa terus-menerus membebani kas daerah. “Pemerintah daerah berpendapat bahwa Perseroda tidak boleh menjadi perusahaan yang bergantung terus-menerus pada APBD. Perusahaan harus mampu mengembangkan usaha dan memperkuat sumber pendapatan secara mandiri,” ungkapnya. Selain membahas BUMD, Karolin turut memaparkan draf Perubahan APBD Kabupaten Landak 2026. Pendapatan daerah pada perubahan APBD diproyeksikan mencapai Rp 1,21 triliun, sementara belanja daerah disesuaikan menjadi Rp 1,26 triliun.

Channeltujuh.com, NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa…

Loading