Channeltujuh.com, LINGGA DALAM – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kubu Raya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wahyu Jati Wibowo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kubu Raya melakukan patroli di pemukiman warga terdampak banjir pasang (rob) di Dusun Lingga Dalam, Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.
Patroli pemantau secara langsung keadaan warga yang terdampak ini dilakukan seiring meningkatnya debit air dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Kubu Raya.
Dengan menggunakan sampan kato Kapolres Kubu Raya AKBP Wahyu Jati Wibowo memimpin langsung pelaksanaan kegiatan patroli pemantauan warga yang terdampak banjir rob di Dusun Lingga Dalam, kegiatan tersebut didampingi Dinas Sosial Kabupaten Kubu Raya, Raden Muhammad Hamzah Pujianum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya, Hery Purwoko, Kepala Camat Sungai Sungai Ambawang, Januarius, Kepala Desa (Kades) Lingga, Lorensius, Dinas Kesehatan, pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Lingga dan Tagana Kabupaten Kubu Raya.
Usai dirinya melakukan patroli, Kapolres Kubu Raya bersama pemangku kepentingan (stakeholder) terkait mengunjungi salah satu warga korban banjir yang memiliki kebutuhan khusus.
Wahyu mengatakan pasangan suami istri yang memiliki kebutuhan khusus ini bernama Mahrop (72) yang memiliki sakit kejiwaan dan istrinya bernama Emelia Emek (67) mengalami sakit stroke dan kedua pasang suami istri ini tidak memiliki anak.
“Kedua pasangan suami istri ini memiliki kebutuhan khusus karena keduanya mengalami sakit, suaminya mengalami gangguan jiwa dan istrinya sakit stroke, kedua pasangan suami istri ini tidak memiliki anak dan untuk pemeriksaan medis dan kebutuhan obat kepada keduanya diberikan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas Lingga di setiap bulannya,”kata Wahyu kepada awak media di Dusun Lingga Dalam, Sabtu (13/1/24).
Wahyu mengungkapkan dengan kegiatan patroli gabungan ini, nantinya kami akan mendorong ke pemerintah daerah untuk menaikan status tanggap darurat guna menyalurkan bantuan sosial dan bantuan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
“Terdapat 198 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir, tingginya air mencapai kurang lebih 60 centimeter kurang lebihnya selutut orang dewasa. Terkait transportasi darat ada beberapa yang terputus, sehingga warga yang terdampak banjir yang melakukan aktivitas harus menggunakan transportasi air,”sambungnya.
Dikatakan Wahyu, Polres Kubu Raya terkait pengamanan, akan memasifkan siaga patroli 24 jam melalui Kepolisian Sektor (Polsek) jajaran yang daerahnya terdampak banjir, serta berkolaborasi dengan stakeholder terkait untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.
“Saya selaku Kapolres Kubu Raya menghimbau kepada warga yang terdampak banjir agar tetap tenang, jika terjadi gangguan kamtibmas diharapkan masyarakat segera melapor kepada petugas terdekat agar segera ditindak lanjuti,” tegas Wahyu.*/
Laporan : Humas_ReKR
Editor : Devi Lahendra












