Pemerintahan dan Politik

Rekomendasi Hasil Pengawasan APIP, Ini Pesan Pj Bupati Landak

Channeltujuh.com, NGABANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak melalui Inspektorat Kabupaten Landak menggelar kegiatan pengawasan dan pemutakhiran data tindak lanjut rekomendasi hasil pengawasan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Ngabang, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan tersebut Pejabat (Pj) Bupati Landak, Samuel mengingatkan kepada seluruh peserta kegiatan untuk mengikuti segala ketentuan dan peraturan terkait dengan pengelolaan keuangan daerah.

“Kepatuhan terhadap peraturan ada dua, memang dari sisi administrasi dan dari sisi kerugian daerah. Kalau dari sisi administrasi masih bisa segera kita tindaklanjuti, misalnya dengan memberikan teguran kepada bawahan. Tetapi kalau sudah pengembalian kerugian daerah, nah ini yang susah apalagi dalam jumlah yang besar. Disinilah peran APIP untuk mengingatkan kepada kita semua diawal serta memberikan warning bahwa ada masalah, seperti keuangannya tidak sesuai atau pertanggung jawabannya tidak sesuai,” terang Samuel, di Ngabang, Rabu (1/11/23).

Lebih lanjut Samuel mengatakan bahwa pada kesempatan tersebut akan melihat dan membahas rapor dari pelaksanaan tugas Pemkab Landak dari tahun 2016 sampai tahun 2023 ini secara kumulatif.

“Dalam kegiatan ini, ini merupakan gelar perkara rapor kita agar menjadi perhatian kita bersama. Harapan saya agar tidak ada masalah. Mari kita laksanakan pengelolaan keuangan daerah ini sesuai dengan ketentuan,” ujar Samuel.

Samuel berpesan agar APIP untuk selalu menginventarisasi, memantau dan mencatat perkembangan tindaklanjut hasil pengawasan secara berkesinambungan dan melaporkannya kepada Bupati.

“Juga agar APIP dalam melaksanakan tugas pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah selalu berpedoman kepada standar audit dan kode etik pengawasan yang berlaku. Kita mau petugas pembina kita bersih sehingga tidak ada beban untuk menindak atau untuk memberikan pembinaan kepada unit kerja,” ucapnya.

Samuel juga berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Landak untuk senantiasa netral dalam pelaksanaan pesta demokrasi yang akan datang. Kemudian pada kesempatan yang berbahagia ini saya juga ingin menyampaikan pengarahan dari Presiden Joko Widodo pada saat semua penjabat kepala daerah gubernur, bupati, dan walikota dikumpulkan di Istana Negara pada tanggal 30 Oktober 2023.

“Jadi arahannya yang pertama adalah menekankan agar ASN atau penyelenggara pemerintah baik pusat maupun daerah harus netral. Dan ini sangat sensitif memang diperintahkan kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk melaporkan jika ada ASN yang tidak netral. Karena memang ini menjadi perhatian presiden karena beliau menyadari betul bahwa pelaksanaan pesta demokrasi yang akan datang akan sarat dengan saling dukung-mendukung dan saling menjatuhkan,” tutur Samuel

Kemudian arahan yang kedua, sambung Samuel, yang juga dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Keuangan agar anggaran tahun 2023 ini segera diserap bagi yang masih belum mencapai target karena tidak lama lagi tahun anggaran akan berakhir.

“Menurut catatan Menteri Keuangan, rata-rata kabupaten, kota baru sekitar 70 persen dalam penyerapan anggaran. Nah, ini agar menjadi perhatian bersama supaya anggaran yang ada untuk segera direalisasikan sesuai dengan ketentuan,” pungkas Samuel.*/

Laporan : Sumber Dinas Komunikasi dan Informatika Landak
Editor : Deckie

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button