NewsPemerintahan dan Politik

Gawai Sandau Ari, Bupati Fransiskus Diaan Ingatkan Untuk Tidak Alergi Dengan Adat Istiadat

Channeltujuh.com, BATANG LUPAR – Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan dengan didampingi Anggota DPRD Kalimantan Barat Yoseph Alexander menghadiri Gawai Sandau Ari di Dusun Sungai Luar, Desa Sungai Abau, Kecamatan Batang Lupar, selasa (21/06/22).

Kegiatan gawai tersebut diawali dengan upacara adat, penyambutan tamu undangan oleh Bupati Kapuas Hulu selaku tuan rumah bersama masyarakat rumah betang dusun Sungai Luar, kemudian dilanjutkan dengan buka pintu dengan mengetuk pintu-pintu di rumah betang sebagai tanda gawai sudah dibuka.

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan gawai merupakan ungkapan rasa syukur atas berkat panen padi yang telah diperoleh serta berkat kehidupan selama satu tahun ini.

“Tentu pelaksanaan gawai ini kita berharap kedepannya seluruh pekerjaan kita berjalan dengan lancar terutama panen padi kita juga semakin meningkat dan segala urusan kita ditahun depan dapat berjalan dengan abik,” ucap Fransiskus Diaan.

Bupati Fransiskus Diaan mengajak agar masyarakat tetap menjaga dan melestarikan adat istiadat, agar jangan sampai hilang ditelan dengan kemajuan zaman serta harus dilestarikan kepada generasi penerus.

“Kita jangan sampai alergi dengan adat istiadat yang kita miliki, mari lestarikan adat istiadat kita agar tidak tertelan zaman. Saya berharap anak-anak muda juga dapat belajar adat istiadat agar dapat terus melestarikannya,” ungkap Fransiskus Diaan.*/

Laporan : Deckie

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button