NewsPemerintahan dan Politik

Dinilai Sukses Membangun Dunia Pendidikan, Karolin Terima Anugerah DPN

Channeltujuh.com, JAKARTA – Puncak peringatan hari jadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-76 tahun dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2021 dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada tenaga pendidik, tokoh nasioanal dan internasional pendidikan, gurulympic, siswalympic, serta kepala daerah yang dinilai berkontribusi di dunia pendidikan yang berlangsung di Gedung Guru Indonesia, Kantor Pengurus Besar PGRI, Jakarta.

Anugerah Dwija Praja Nugraha (DPN) ini diberikan kepada kepala daerah yang berkomitmen dan berkontribusi di bidang pendidikan seperti pembangunan pendidikan, profesionalitas serta kesejahteraan guru dan PGRI. Bupati Landak Karolin Margret Natada menjadi salah satu kepala daerah yang menerima penganugerahan tersebut dan juga satu-satunya kepala daerah di Kalimantan Barat mendapatkan anugerah DPN yang diberikan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengucapkan terima kasih kepada PB PGRI yang memberikan kehormatan dan kepercayaan kepada dirinya dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak, namun hal tersebut juga menjadi cambuk bagi Pemkab Landak untuk terus mengembangkan dunia pendidikan di Kalimantan Barat dan terutama di Kabupaten Landak.

“Ini menjadi cambuk bagi kami untuk terus mengembangkan dunia pendidikan di Kabupaten Landak, tetapi komitmen kita untuk terus membangun fasilitas, sarana prasarana, juga terus kita tingkatkan dari tahun ke tahun. Untuk meningkatkan kualitas tersebut bahkan kita sampai terpaksa harus melakukan regrouping sekolah, karena jumlah guru yang kurang kemudian juga siswa semakin berkurang dari tahun ke tahun sehingga sekolah yang berdekatan kita jadikan satu,” ucap Karolin kepada wartawan usai mendapatkan penganugerahan, di Jakarta, Sabtu (27/11/21).

Karolin menjelaskan bahwa Pemkab Landak membuat terobosan dalam pengembangan pembelajaran di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dengan menerbitkan buku pembelajaran yang bisa digunakan untuk metode pengajaran tatap muka (luring) maupun online (daring). Selain itu, pada sektor tanaga pendidik Bupati Landak melakukan pengangkatan status guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Pada tahun ini ada buku paket yang bisa digunakan untuk daring dan luring, halaman-halamannya bisa di scan QR code begitu. Hal ini kita lakukan apabila sewaktu-waktu kondisi pandemi COVID-19 itu memburuk sekolah harus ditutup dan metode online harus kita kedepankan jadi guru-guru sudah siap dengan materi yang ada di buku paket itu. Terkait tenaga pendidik sekitar 300 lebih guru honorer akan menjadi P3K, ini sudah disiapkan gajinya juga untuk tahun depan, dan siap untuk diberikan Surat Keputusan (SK)  sebagai P3K,” terang Karolin.

Karolin tidak memungkiri masih diperlukan pembenahan terkait infrastruktur sekolah, terutama adanya perbedaan jumlah kelas dan sekolah yang tidak berimbang sehingga masih perlu perhatikan.

“Memang percepatan dibidang infrastruktur kita lakukan seperti penambahan ruang kelas, rehab bahkan ada sekolah kita robohkan sama sekali dan dibikin baru. Jadi tidak heran jika di medsos masih ada komplain terkait sekolah yang memang masih perlu perhatian dan memang masih banyak yang perlu kita benahi,” tukas Karolin mengakhiri.*/

Laporan : Deckie

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button