Channeltujuh.com, PUTUSSIBAU – Trayek Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia ke Kuching, Sarawak, Malaysia diresmikan dan dilepas oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang Pembangunan dan Ekonomi. Peresmian layanan transportasi antarnegara ini melayani rute Putussibau Badau Kapuas Hulu ke Lubok Antu Kuching, Malaysia.
Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu, Sukardi hadir mewakili Bupati Kapuas Hulu dengan didampingi oleh Ketua dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Hulu, Kepolisian Resor (Kapolres) Kapuas Hulu, serta Komandan Distrik Militer (Dandim) 1206/Putussibau yang diwakili oleh Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim).
Dalam sambutannya Wakil Bupati Sukardi, mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu menyambut baik peresmian trayek ini. Ia menegaskan bahwa momentum pelepasan ini memiliki makna penting melebihi sekadar pengoperasian armada bus semata.
“Hari ini bukan hanya tentang pelepasan sebuah bus, tetapi tentang dibukanya sebuah konektivitas baru yang diharapkan dapat mendekatkan masyarakat, mempermudah perjalanan, membuka ruang bagi kegiatan ekonomi, sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat Kapuas Hulu dan masyarakat Sarawak,” ujar Sukardi.
Dikatakan Sukardi realisasi operasional trayek ini merupakan tindak lanjut dari hasil Sidang ke-39 Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) tingkat Provinsi Kalimantan Barat dan Peringkat Negeri Sarawak di bidang ekonomi, perdagangan, dan perhubungan.
Sukardi menyampaikan bahwa keberadaan trayek ini mengubah pandangan terhadap kawasan perbatasan.
“Selama ini wilayah perbatasan sering kali dipandang hanya sebagai tempat bertemunya dua wilayah negara. Namun sesungguhnya, perbatasan adalah ruang pertemuan masyarakat, ruang tumbuhnya ekonomi, dan ruang untuk membangun persahabatan,” ungkapnya.
Dengan hadirnya transportasi publik yang teratur dan terhubung, Sukardi berharap masyarakat semakin mudah dalam melakukan berbagai aktivitas pergerakan, baik untuk urusan keluarga, pendidikan, perdagangan, maupun pelayanan publik lainnya. Selain itu, trayek ini diharapkan dapat menggerakkan perekonomian lokal di wilayah perbatasan serta memperluas kerja sama perdagangan Kalbar–Sarawak.
“Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Sarawak, Kementerian Perhubungan, instansi di kawasan perbatasan, para operator transportasi, serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya layanan ini,” pungkas Sukardi.*/
![]()













