Channeltujuh.com, PONTIANAK – Transformasi Pontianak sebagai destinasi eco sport tourism unggulan terus menunjukkan geliat positif. Di tengah upaya memadukan keindahan Sungai Kapuas dengan wisata olahraga berbasis kesehatan dan gaya hidup, aspek pengawasan orang asing menjadi perhatian serius guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pontianak bergerak aktif memperkuat koordinasi lintas instansi. Kolaborasi strategis dilakukan bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi terkait lainnya dalam rangka mengoptimalkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing di wilayah Pontianak dan sekitarnya.
Kepala Kantor Imigrasi Pontianak, Sam Fernando menegaskan bahwa pengawasan keimigrasian tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga adaptif terhadap dinamika perkembangan daerah.
“Seiring dengan meningkatnya potensi kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dalam kegiatan olahraga dan wisata berbasis alam, pengawasan harus dilakukan secara kolaboratif, terukur, dan humanis,” ujar Sam, di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (23/4/26).
Dikatakan Sam, pengembangan kawasan Waterfront City yang semakin representatif, didukung dengan hadirnya jalur sepeda yang nyaman serta berbagai event berskala nasional dan internasional, diproyeksikan akan menarik minat wisatawan asing dalam jumlah signifikan. Hal ini tentu membawa peluang sekaligus tantangan dalam pengawasan keimigrasian.
“Timpora sinergi antar instansi diwujudkan dalam pertukaran data dan informasi, operasi gabungan, hingga deteksi dini terhadap potensi pelanggaran keimigrasian,” ujar Sam.
Pendekatan ini diharapkan, lanjut Sam mampu menciptakan ekosistem yang aman dan kondusif, tanpa mengurangi kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, sekaligus mendukung pembangunan daerah. Dengan pengawasan yang kuat dan kolaboratif, transformasi Pontianak sebagai destinasi eco sport tourism tidak hanya menjanjikan daya tarik wisata, tetapi juga menjamin keamanan dan kepastian hukum bagi semua pihak. Saya yakin dengan sinergi dan pengawasan yang optimal, Pontianak melangkah pasti menjadi kota tujuan dunia sehat, aman, dan berdaya saing global,” pungkas.*/












