Channeltujuh.com, PONTIANAK – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa (LB) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Barat (Kalbar) atau Bank Kalbar dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan serta Direktur Utama (Dirut) Bank Kalbar, Rokidi, di aula Kantor Utama Bank Kalbar, Kota Pontianak Rabu 11 Februari 2026.
Melalui siaran pers Bank Kalbar yang disampaikan Kepala Divisi Corporate Secretary Bank Kalbar Adi Fitriyadi menyampaikan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2025 Bank Kalbar bahwa pemegang saham telah menetapkan beberapa keputusan strategis.
Satu diantaranya yaitu menyetujui pengunduran diri Rokidi dari jabatan Direktur Utama Bank Kalbar dan mencalonkan Edy Kusnadi yang sekarang menjabat Kepala Divisi Sumber Daya Manusia sebagai calon Direktur Utama Bank Kalbar untuk mengikuti Penilaian Kemampuan dan Kepatutan atau Fit and Proper Test pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Pengunduran diri dengan hormat Rokidi berlaku efektif setelah pengganti yang bersangkutan yaitu Edy Kusnadi mendapat persetujuan atau lulus penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari OJK. Dengan demikian Rokidi, saat ini sampai dengan ditetapkannya Direktur Utama yang baru dalam RUPS yang akan datang secara definitif, masih menjabat secara sah sebagai Direktur Utama Bank Kalbar,” terang Adi.
Selain itu, lanjut Adi juga dicalonkan Arif Gunanto sebagai calon Direktur Teknologi Informasi dan Digital Banking untuk mengikuti Penilaian Kemampuan dan Kepatutan pada OJK.
“Juga mencalonkan Zainudin dan Sudirman sebagai calon Direktur Umum untuk mengikuti Penilaian Kemampuan dan Kepatutan pada OJK,” pungkas Adi.*/












