Pemerintahan dan Politik

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Landak Gelar Tanam Perdana Jagung Dilahan PTPN VI

×

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Landak Gelar Tanam Perdana Jagung Dilahan PTPN VI

Sebarkan artikel ini

Channeltujuh.com, DUSUNG TANGGALONG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa, didampingi Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Tanaman Pangan (TP) Kementrian Pertanian Republik Indonesia, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP) Pontianak, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Landak, Manager Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN), Manager Brigade Pangan Bukit Sabu Enek, Kepala Desa Amboyo Inti dan Kepala Desa Temiang Sawi, Ketua Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Landak serta kelompok tani melakukan tanam perdana jagung di lahan PTPN IV, Dusung Tenggalong, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan sektor pertanian mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam membangun perekonomian daerah. Untuk itu, diuapayakan pengembangannya karena telah berperan sebagai penyedia pangan untuk ketahanan pangan daerah, penyediaan lapangan kerja dan sumber pendapatan, budidaya pengolahan dan distribusi hasil pertanian.

“Saya berharap jagung yang kita tanam pada hari ini dapat tumbuh optimal sehingga menghasilkan jagung yang berkualitas dan berlimpah jumlahnya. Oleh karena itu, tanaman jagung tersebut perlu dirawat secara efektif dan efesien,” papar Karolin, di Dusung Tenggalong, Kamis (22/5/25).

Karolin juga meminta kepada para petugas statistik tanaman pangan agar selalu melaporkan perkembangan luas tanam diwilayah kerja masing-masing secara berjenjang.

“Kirimkan laporan harian ke kabupaten yang kemudian akan ditindaklanjuti ke dinas provinsi dan pusat dengan adanya laporan ini akan dijadikan sebagai indikator sejauh mana kita semua sudah bekerja, dengan begitu target tanam yang sudah ditentukan terukur dan bisa dicapai,” sambung Karolin.

Terkait dengan tanam jagung perdana tersebut, disampaikan Karolin bahwa pemerintah akan terus berkomitmen untuk mendukung petani dan mewujudkan swasembada pangan dimana menurutnya pemda selalu bersinergi baik bersama pemerintah provinsi, pemerintah pusat dan pihak lainnya.

“Berbagai program pemerintah seperti melalui pengadaan benih unggul, bersertifikat, pupuk bersubsidi, penyediaan sarana dan prasarana pertanian serta program-program lainnya,” jelas Karolin.

Karolin menambahkan bahwa Kabupaten Landak sendiri menjadi salah satu daerah penghasil jagung di Kalimantan Barat sehingga memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dimana pada tahun 2024 luas panen jagung petani di Kabupaten Landak mencapai 5.485,2 hektar dengan provitas 48,07 kwintal per hektar.

“Saya sangat berharap petani di Landak tidak hanya terpaku pada satu komoditas saja. Selain padi, ada jagung yang memiliki potensi ekonomi tinggi serta komoditas lainnya seperti tanaman buah-buahan dan sayuran,” tukas Karolin mengakhiri.*/

Laporan : Deckie 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *