Channeltujuh.com, PONTIANAK – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Barat (Kalbar) atau Bank Kalbar terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang difokuskan pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta digitalisasi layanan keuangan. Langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat daya saing pelaku usaha lokal dan memberikan layanan yang lebih modern bagi masyarakat.
Direktur Utama (Dirut) Bank Kalbar, Rokidi menjelaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian Kalimantan Barat. Oleh karena itu, Bank Kalbar telah menyiapkan berbagai program kredit khusus yang dirancang untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau.
“Kami percaya bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Dukungan finansial yang kami berikan, seperti program Kredit Usaha Rakyat (KUR), diharapkan dapat mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah khususnya di Kalimantan Barat. Beberapa tahun terakhir, Bank Kalbar telah mencatat pertumbuhan signifikan dalam penyaluran kredit UMKM, yang diiringi dengan peningkatan jumlah nasabah pengguna layanan digital. Melalui sinergi antara pengembangan UMKM dan digitalisasi, kami optimis dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi Kalimantan Barat,” kata Rokidi, di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (10/12/24).
Selain itu, lanjut Rokidi mengatakan Bank Kalbar juga aktif mendorong transformasi digital dalam layanannya. Inovasi seperti aplikasi mobile banking, pembayaran digital, dan integrasi sistem e-commerce telah diperkenalkan untuk memudahkan transaksi nasabah.
“Digitalisasi adalah kunci untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di daerah-daerah yang sulit terjangkau layanan perbankan konvensional. Kami ingin memastikan layanan Bank Kalbar selalu relevan dan mudah diakses,” tukas Rokidi mengakhiri.*/
Laporan : Devi Lahendra
![]()













