Channeltujuh.com, BLITAR – Guna menjaga ketahanan pangan di Kota Blitar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Blitar melaksanakan kegiatan Jaksa Kawal Ketahanan Pangan (Jaka Pangan) menanam pohon produktif dalam rangka pemanfaatan lahan produktif untuk ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah yang diselenggarakan oleh Kejari Blitar berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar bertempat di Joko Pangon Eco Park, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan menanam pohon produktif tersebut dihadiri langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Blitar Baringin, Walikota Blitar Santoso, Wakil Walikota Blitar Tjutjuk Sunario dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar Jajuk Indihartati dengan menanam pohon buah yakni Mangga jenis Kiojay, Duku jenis Lansium Domesticum Correa, Alpukat jenis Red Vietnam, Alpukat jenis Aligator, Alpukat jenis Markus, Durian jenis Musang King, Jambu jenis Jamaika.
Kajari Blitar Baringin mengatakan bahwa sesuai arahan dari Jaksa Agung Republik Indonesia, selain melaksanakan tugas pokoknya, Kejaksaan diperintahkan untuk mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dimana kegiatan penanaman pohon produktif ini merupakan salah satu langkah strategis mendukung program Asta Cita yaitu mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Bahwa dari hasil koordinasi kami dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar, kegiatan Jaka Pangan ini akan berkelanjutan dan direncanakan akan dilakukan penanaman pohon produktif kembali di Taman Kehati, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Kepada Pemerintah Kota Blitar, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar terimakasih atas dukungan yang telah diberikan sehingga kegiatan Jaka Pangan ini dapat terselenggara dengan baik, diharapkan kerja sama ini dapat terus berlanjut di berbagai bidang lainnya untuk mendukung program Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia,” Ucap Baringin, di Blitar, Selasa (10/12/24).
Dengan mengusung tema Menanam Pohon Produktif, lanjut Baringin mengatakan yaitu bertujuan untuk memanfaatkan lahan produktif yang merupakan langkah strategis yang sejalan dengan prioritas nasional dalam mendukung ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, dan pengendalian inflasi daerah, program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketersediaan pangan lokal, memperkuat kolaborasi antar instansi, dan mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui penghijauan.
“Pemilihan lokasi penanaman pohon produktif di Joko Pangon Eco Park ini juga untuk memperbanyak varietas tumbuhan sebagai pengembangan lokasi ini sebagai salah satu tempat wisata baru sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar,” kata Baringin.
Ditempat yang sama Walikota Blitar, Santoso mengapresiasi adanya gagasan Jaka Pangan berupa penanaman pohon produktif ini yang digagas oleh Kajari Blitar dan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Blitar, dimana seperti yang kita ketahui Presiden Prabowo telah mencanangkan program Asta Cita yang salah satunya mewujudkan swasembada pangan dengan membuka lahan-lahan baru yang berhektar-hektar dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional.
“Ya untuk di tingkat pusat, pemerintah tengah gencar membuka lahan untuk ketahanan pangan, maka salah satu dukungan di daerah terhadap program tersebut salah satunya kegiatan Jaka Pangan ini. Penanaman pohon produktif seperti buah-buahan yang bisa panen dalam jangka pendek ini kurang dari lima tahun diharapkan dapat dinikmati oleh anak cucu kita nanti dan bisa salah satu kenang-kenangan ketika kami sudah purna tugas,” pungkas Santoso.*/
Laporan : Deckie












