Channeltujuh.com, SERIMBU — Penjabat (Pj) Bupati Landak, Samuel menghadiri panen padi perdana kelompok tani (Poktan) Sumber Harapan di Dusun Serimbu, Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak Sahbirin dalam sambutannya mengatakan bahwa petani di Dusun Serimbu sudah menggunakan sistem dua kali tanam dalam setahun.
“Ternyata propitasnya hasil panennya mencapai 3,23 ton tanam tanpa pupuk, bayangkan saja kalau dipupuk mungkin bisa mencapai enam ton,” kata Sahbirin, di Serimbu, Sabtu (4/3/23).
Sahbirin mengucapkan terima kasih kepada petani yang telah melakukan penanaman padi dengan sistem dua kali tanam dalam setahun, hal tersebut tentunya bisa membantu menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Landak.
“Saat ini di Kabupaten Landak sudah ada 68 ribu petani yang terdaftar dengan jumlah poktan 3000 lebih, melalui upaya para petani ini maka ketahanan pengan di Kabupaten Landak bisa terpenuhi, khusus di Kecamatan Air Besar saja mencapai 3400 ton, sehingga setiap tahunnya hasil panen kita selalu surplus,” jelasnya.

Ketua Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) Kabupaten Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa dirnya melihat sendiri peningkatan profitas pertanian di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar.
“Walaupun saat saya masih menjabat sebagai Bupati Landak beberapa program pertanian harus terhambat karena pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19),” ujar Karolin.
Karolin berpesan agar para petani selalu menjaga kekompakan karena menurutnya jika proses tanam padi dilakukan secara sendiri-sendiri maka akan rentan terhadap hama. Selain itu dirinya juga merasa senang di Desa Serimbu sudah bergerak maju pertaniannya tidak hanya sawit, tapi juga padi dan jagung.
“Panen dua kali dalam setahun sudah patut disyukuri, sebagai Ketua HKTI saya akan terus mendampingi para petani sehingga para petani dapat akses ke berbagai program.
Di kesempatan yang sama Pj Bupati Landak Samuel saat hadir melaksanakan panen perdana merasa senang dan bangga dengan hasil panen yang diperoleh para poktan walau proses pertaniannya tanpa pupuk.
“Pertani harus semangat untuk bertani agar Kecamatan Air Besar jadi penyumbang surplus padi di Kabupaten Landak,” ujarnya.
Samuel menerangkan terkait dukungan sarana dan prasara tentu tidak langsung bisa dipenuhi mengingat banyaknya para petani dan kelompok tani yang ada di Kabupaten Landak.
“Kaitan dengan sara dan prasara yang jadi fokus adalah untuk perbaikan infrastruktur, bantuan untuk pertanian akan bertahap, mohon bapak ibu maklumi,” pungkas Samuel.*/
Laporan : Sumber Dinas Komunikasi dan Informatika Landak
Editor : Deckie












