NewsPemerintahan dan Politik

Bupati Landak Tinjau Pelaksanaan Posko Cek Point Penyekatan Mudik

Channeltujuh.com, JELIMPO — Usai meresmikan gedung baru Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jelimpo, Bupati Landak Karolin Margret Natasa, bersama Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Landak dan Komandan Batalyon (Danyon) Artileri Medan (Armed) 16/Komposit meninjau posko check point penyekatan mudik di Kecamatan Jelimpo. Posko tersebut didirikan untuk memonitor siapa saja yang keluar masuk di Kabupaten Landak.

“Dalam rangka kita mencegah masyarakat mudik di Hari Raya Idulfitri, kami dari Pemerintah Kabupaten Landak mengadakan posko check point untuk memonitor siapa saja yang keluar masuk di wilayah Kabupaten Landak,” jelas Karolin di Jelimpo, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (6/5/21).

Selain di Jelimpo yang berbatasan dengan Kabupaten Sanggau, posko serupa juga berada di Kecamatan Mandor yang merupakan wilayah perbatasan dengan Kabupaten Mempawah. Karolin, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik dan jika diharuskan bepergian, masyarakat dimintaa untuk selalu membawa dokumen atau surat sesuai dengan instruksi menteri.

“Mereka yang mau ke luar kota harus menunjukkan surat berupa hasil rapid test yang berlaku 3×24 jam. Kemudian juga membawa surat pengantar bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas membawa surat tugas dari instansinya masing-masing,” kata Karolin.

Karolin juga meminta kerja sama seluruh masyarakat agar bersedia diperiksa dengan bersama-sama untuk tidak mudik dan juga mendukung program pemerintah, sehingga diharapkan angka Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Landak kembali menurun dan terkait rapid test antigen akan dilakukan secara acak.

“Apabila tidak membawa dokumen rapid test, kami juga melakukan rapid test secara random kepada masyarakat yang melewati wilayah perbatasan Kabupaten Landak. Jika warga tersebut berdomisili di Kabupaten Landak akan dilakukan isolasi di rumah singgah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Landak, jika memang asalnya dari daerah lain, selain Kabupaten Landak kami mohon kerja samanya untuk kembali,” tegas Karolin.

Sementara itu, Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro mengatakan pihaknya mendampingi Bupati Landak untuk melaksanakan pengecekan pos check point yang ada di Kecamatan Jelimpo, serta sudah menerjunkan sekitar 100 personel.

“Kebetulan mulai hari ini kita melaksanakan operasi ketupat di luar check point ini kita menempatkan pos pengamanan, ada satu pos pelayanan dan tiga pos pengamanan. Kami tempatkan di Kecamatan Ngabang, Kecamatan Mandor, Kecamatan Sengah Temila dan Kecamatan Mempawah Hulu. Itu juga nanti akan kita fungsikan untuk imbangan melaksanakan kegiatan check point juga,” jelas Ade.

Lanjut Ade menjelaskan akan siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menghalau arus mudik, hal itu berkat komunikasi yang sudah terjalin dalam beberapa waktu terakhir untuk mematangkan langkah-langkah yang akan diambil.

“Kami sudah sangat siap karena sudah beberapa kali melaksanakan rapat koordinasi, terakhir kemarin juga kita melaksanakan rapat koordinasi bersama Bupati Landak untuk menentukan cara bertindak yang tepat pada pelaksanaan penyekatan,” tukas Ade mengakhiri.*/

Laporan : Deckie

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button