Kunker ke Ketapang, Pangdam Tanjungpura Resmikan Jalan Tanjungpura

Kunker ke Ketapang, Pangdam Tanjungpura Resmikan Jalan Tanjungpura

Channeltujuh.com, KETAPANG -- Karya bakti Tentara Nasional Indonesia (TNI) pembukaan jalan sepanjang 20 kilometer yang menghubungkan Desa Batu Lapis dengan Desa Beginci Darat, Kabupaten Ketapang, ditutup sekaligus diresmikan oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab di lapangan sepak bola Desa Batu Lapis, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis 8 Agustus 2019.

Penutupan karya bakti TNI di wilayah Komando Daerah Militer (Kodim) 1203/Ketapang, ditandai dengan pemencetan tombol sirine oleh Pangdam XII/Tanjungpura bersama Bupati Ketapang, Martin Rantan, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang, Kepala Staf Resor Militer (Kasrem) 121/Alambhana Wanawai, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1203/Ketapang, Letnan Kolonel Kav Jami'an serta Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor (Kabagops Polres) Ketapang. 

Sedangkan peresmian jalan yang diberi nama Jalan Tanjungpura tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Pangdam XII/Tanjungpura bersama dengan Bupati Ketapang.

Herman dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang dan seluruh komponen masyarakat Desa Batu Lapis serta Beginci Darat, termasuk semua pihak yang telah membantu dan mendukung terlaksananya kegiatan karya bakti TNI, sehingga dapat berjalan sukses sesuai dengan rencana.

"Kegiatan karya bakti TNI yang dilaksanakan oleh Kodam XII/Tanjungpura di wilayah Kodim 1203/Ketapang adalah menindaklanjuti kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Bidang Teritorial, khususnya bakti TNI yaitu melaksanakan kegiatan bakti TNI kreatif dan bakti TNI lainnya sesuai kebijakan pimpinan," kata Herman.
Disampaikan Herman, adapun tujuan karya bakti TNI untuk meningkatkan soliditas dan sinergitas prajurit TNI dengan aparat pemerintah serta komponen masyarakat lainnya yang selama ini telah terbina dengan baik. 

"Selain itu, pelaksanaan karya bakti TNI adalah bentuk perwujudan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terpeliharanya kemanunggalan TNI dengan rakyat yang sampai saat ini banyak memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas pokok TNI," jelas Herman.

Dikatakan oleh Herman, dalam menentukan pemilihan sasaran fisik karya bakti TNI, diarahkan pada pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana yang langsung menyentuh kepentingan rakyat. Hal tersebut dilakukan demi menunjang kegiatan ekonomi yang sangat dibutuhkan oleh rakyat untuk memperlancar transportasi dan memperpendek jarak tempuh. 

"Sedangkan sasaran non fisik diarahkan pada kegiatan yang dapat menggugah kesadaran dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sehingga apabila sasaran ini tercapai akan mendorong terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat," terang Herman.
Mengakhiri amanatnya, Herman, mengajak seluruh masyarakat agar dapat menjadikan momen kegiatan bakti TNI sebagai wadah untuk bersilaturahmi antar sesama, sehingga tercipta suasana keakraban dan kekeluargaan. 

"Hal tersebut untuk mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh untuk menangkal berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang datang dari luar," pungkas Herman.

Pada acara penutupan karya bakti TNI kali ini juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial untuk masyarakat diantaranya pengobatan gratis, pemberian sembilan bahan pokok (sembako) dan pemberian sarana kontak. Untuk memeriahkan acara juga digelar acara hiburan untuk masyarakat.*/

Laporan : Sumber Pendam XII/Tanjungpura
Editor : Devi Lahendra

Bagikan :