Satgas Pamtas RI-Malaysia, Evakuasi Mayat Lihun dari Hutan Kapuas Hulu

Satgas Pamtas RI-Malaysia, Evakuasi Mayat Lihun dari Hutan Kapuas Hulu

Channeltujuh.com, KAPUAS HULU -- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Batalyon Infanteri Raider (Satgas Pamtas Yonif R) 301/Prabu Kian Santang berhasil mengevakuasi Lihun (35) warga Desa Muakan, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, warga perbatasan korban meninggal dunia akibat tertimpa pohon.

Komandan Satgas Pamtas Yonif R 301/Pks, Letkol Inf Andi Hasbullah, di Pos Kotis Nanga Badau, Kapuas Hulu, mengungkapkan evakuasi tersebut berawal saat salah seorang warga Desa Muakan memberi laporan ke Pos Pamtas Muakan, bahwa salah satu warga Desa Muakan telah meninggal dunia akibat tertimpa pohon di hutan saat akan membuka lahan untuk berkebun. Informasi tersebut direspon baik oleh Danpos Muakan, Letda Inf. Nanang Koswara. Selanjutnya tujuh orang personel pimpinan Danpos Muakan beserta tiga orang warga desa berangkat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Perjalanan yang di tempuh sejauh 10 kilometer, dengan waktu 3 jam berjalan kaki melewati hutan rimba, sungai dan bukit-bukit yang sangat terjal, sehingga sangat kewalahan untuk melewatinya," terang Hasbullah, Selasa (23/7/19).

Dijelaskan Hasbullah, setiba dilokasi personil Satgas Pamtas Yonif R 301/Prabu Kian Santang, langsung melaksanakan evakuasi terhadap jenazah yang kondisinya sudah membusuk dan bau, karena diperkirakan korban meninggal sudah lima hari yang lalu. 

"Dengan perlengkapan seadanya, tanpa menggunakan masker dan sarung tangan, personel Satgas Pamtas membungkus jenazah dengan menggunakan terpal kemudian diikat," kata Hasbullah.

Sementara secara terpisah, Septiani istri dari Alm Lihun mengucapkan, terimakasih yang sebesar-besarnya kepada anggota Satgas Pamtas R 301/Pks atas bantuannya mengevakuasi jenazah. 

"Terima kasih TNI, berkat TNI jenazah suami saya sampai rumah," ucapnya.*/

Laporan : Sumber Pendam XII/Tanjungpura
Editor : Devi Lahendra

Bagikan :