Gelar Konferda dan Konfercab, PDI P Kalbar Diharapkan Tetap Solid

Gelar Konferda dan Konfercab, PDI P Kalbar Diharapkan Tetap Solid

Channeltujuh.com, PONTIANAK -- Ketua Panitia Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokeasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa berharap kedua kegiatan tersebut berjalan sesuai semangat maupun cita-cita partai.

"Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan Kalimantan Barat ini dalam rangka konsolidasi organisasi dan pendidikan politik. Disini kita akan melaksanakan kegiatan Konfercab partai, meliputi 14 DPC diseluruh wilayah Kalbar," jelas, Karolin di sela-sela kegiatan Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan, di Hotel Kapuas Palace, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (20/7/19).

Dikatakan Karolin, dasar pelaksanaan kegiatan tersebut merujuk pada peraturan partai nomor 28 tahun 2019 tentang konsolidasi PDI Perjuangan melalui pembentukan DPC dan DPW dalam rangka kongres V PDI Perjuangan.

"Dasar kedua adalah rekomendasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDI Perjuangan tanggal 19 Juni 2018 serta rekomendasi rapat pimpinan PDI Perjuangan Kalbar 22 Juni 2019," terang Karolin, yang juga merupakan Bupati Kabupaten Landak, Kalbar.

Rujukan yang ketiga, lanjut Karolin, mengatakan berdasarkan surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai nomor 5562/IN/DPP/7/2019 tertanggal 12 Juli 2019 perihal pemberitahuan penundaan Konfercab dan Konferda PDI Perjuangan Kalbar dan keempat keputusan rapat DPD Partai tanggal 13 Juli 2019.

"Kami mengucapkan terimakasih segala dukungan yang telah diberikan kepada kami selaku panitia dalam melakanakan tugas sebagai pelaksana kegiatan ini, kami berharap kegiatan konsolidasi ini berjalan dengan aman, lancar dan sesuai dengan semangat perjuangan partai," ujar Karolin.

Ditempat yang sama, Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Cornelis, meminta semua kader untuk dapat menghargai dan melaksanakan putusan DPP terkait rekomendasi ketua, sekretaris dan bendahara untuk kepengurusan DPC dan DPD.

"Konfercab dan Konferda pada awalnya diagendakan lima tahun sekali, namun untuk tahun ini dipercepat karena perkembangan situasi politik yang begitu cepat di Indonesia," jelas Cornelis.

Cornelis mengatakan, PDI Perjuangan adalah partai besar, yang secara otomatis mengikuti perkembangan zaman, mengikuti situasi politik, sehingga mekanismenya ikut dipercepat.

"Kita sudah laksanakan, kita sudah menjaring para calon pengurus baik DPC, DPD sudah kita sampaikan semua ini kepada DPP. Oleh karena itu acara hari ini dilaksanakan oleh DPP, kita tinggal laksanakan saja, apapun keputusan DPP saya minta dengan segala hormat kita laksnakan," tegas Cornelis.

Lebih lanjut Cornelis mengingatkan seluruh kader PDI Perjuangan untuk terus memperkokoh dan membesarkan pondasi partai hingga ke akar rumput.

"Yang besar ini bukan kita, yang besar ini adalah organisasi. Organisasilah yang membesarkan kita, dalam suatu organisasi harus ada manusia yang bisa menggerakkan organisasi. Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini saya dengan segala kerendahan hati mohon maaf dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab saya di Kalbar ini belum bisa berbuat banyak, tugas yang diberikan kepada saya sudah saya coba laksanakan dengan sebaik-baiknya namun yang sempurna hanya milik Tuhan," kata Cornelis.

Di dalam Konferda dan Konfercab ini, menurut Cornelis, siapa yang telah ditetapkan dan tidak ditetapkan oleh DPP, harus berlapang dada 

"Sesuai firman tuhan maka segala sesuatu ada waktunya, segala sesuatu ada masanya, dan ingat jabatan adalah titipan kepercayaan pimpinan, jika tidak terpilih, tidak ditetapkan DPP jangan kecewa, anda tidak boleh kecewa pada manusia, anda tidak boleh mendewakan manusia, oleh karena itu jangan kecewa. Selanjutnya kita tidak boleh menghakimi, tapi semua kita serahkan kepada Tuhan," ujar Cornelis.

Sementara itu, Pengurus DPP PDI Perjuangan, Rudianto Tjen, mengungkapkan bahwa keputusan DPP tidak dapat di rubah oleh siapapun.

"Saya terkesan dengan konfercab dan konferda PDI Perjuangan Kalbar, karena semangatnya dangat luar biasa. Saya juga sangat berterimakasih kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Ketua-ketua DPC dan jajaran semua karena di Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) di Kalbar bisa mendapatkan suara yang luar biasa. Saya sangat berharap dengan kemenangan ini jangan menjadi euforia yang akhirnya nanti kita bisa dimusuhi oleh rakyat," pesan Rudianto.

Rudianto juga meminta agar kader PDI Perjuangan Kalbar tidak membanggakan diri, dan secara organisasi tetap harus berjuang dan semangat.

"Kita melayani rakyat, kita memperjuangkan apa yang dibutuhkan oleh rakyat agar pada Pemilihan Umum (Pemilu), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang, kita semua tetap bisa meraih kemenangan. Kita dituntut sekarang untuk bekerja lebih giat, kita dituntut bekerja lebih keras, dan tentu saja kita juga harus menyempurnakan organisasi kita dengan sebaik-baiknya," tegas Rudianto.

Konfercab dan Konfercab di Kalbar, lanjut Rudianto berharap agar berjalan dengan objektif, serta dapat mengantarkan organisasi menjadi lebih bagus dan lebih solid.

"Pemilu yang akan datang, tentu akan semakin berat, karena Pemilu kali ini saja sudah luar biasa beratnya," kata Rudianto.

Konfercab dan konferda, lanjut Rudianto, untuk menyempurnakan organisasi agar bisa memperkuat partai di daerah masing-masing.

"Tidak ada yang dipotong, semua yang diusulkan disampaikan, dibahas bersama DPP dan tentu saja sesuai SK 28 masukan itu selain dari PAC, DPC, DPD dan juga DPP. DPP juga kalau kondisi tertentu juga menyampaikan calon-calonnya, jadi semua dibahas dengan sangat demokratis," jelas Rudianto.

Rudianto mengatakan penjaringan calon ketua sudah dilakukan. Semua yang disampaikan oleh tingkatan telah disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar diforum rapat.

"Saya bangga dengan Pak Cornelis, beliau betul-betul membawa aspirasi semua kader. Beliau betul-betul mempertahankan apa yang menjadi aspirasi bapak-bapak dan ibu semua, tapi masukannya banyak, ada empat tingkatan, ada dari PAC, ada dari DPC, ada dari DPD ada dari DPP, jadi Pak Cornelis kadang-kadang dengan sekuat tenaga memperjuangkan ada juga satu dua yang mungkin kita ambil dari masukan yang lain," timpalnya.

Lebih lanjut Rudianto, menegaskan agar kader dapat menerima apapun putusan DPP karena telah melalui mekanisme yang ada.

"Keputusan ini adalah keputusan pleno DPP, saya mohon dengan sangat kita semua, walaupun mungkin ada PAC, ada DPC, ada DPD yang mungkin merasa kok seperti ini? Ya kita terima aja karena ini sudah keputusan DPP, dan tidak bisa dirobah lagi, tinggal kita hari ini terima Ketua, Sekretaris Bendaharanya dan kita masih ada formatur nanti susun kabinet yang terbaik," tukasnya.*/

Laporan : Deckie


Bagikan :